Suara.com - Motor menjadi salah satu kendaraan yang diminati masyarakat ketika pergi ke satu tempat ke tempat lain dengan jarak yang tidak terlalu jauh.
Dengan dimensi yang tidak terlalu besar, motor menjadi pilihan yang pas untuk digunakan dalam perjalanan kota-kota.
Ketika menggunakan motor, pemotor pastinya hanya diperbolehkan untuk membawa satu penumpang agar aman saat berkendara di jalan.
Namun, sayangnya masih banyak yang belum menyadari sisi keselamatan saat berboncengan motor.
Sebetulnya, apa saja hal sederhana namun esensial, yang perlu diperhatikan saat memberikan bangku belakang untuk berboncengan.
Berikut 7 poin penting boncengan aman dan nyaman saat naik motor dilansir dari Wahana Honda.
1. Periksa Tekanan Ban
Sebelum memberikan bangku belakang untuk diboncengi, si pengendara wajib memperhatikan tekanan angin ban. Karena ban yang kempes akan menjadikan tarikan motor berat sekaligus menyebabkan motor menjadi lebih boros.
2. Penggunaan Safety Riding yang sesuai
Baca Juga: Ngabubutips: Cara Aman Bawa Barang di Dek Motor Matik agar Tidak Mudah Terjatuh
Pengendara dan yang dibonceng wajib menggunakan safety riding. Salah satu yang utama, tentu wajib pakai helm. Untuk perjalanan touring ke luar kota, wajib tambahkan menggunakan jaket juga sarung tangan.
3. Ikuti pergerakan pemotor saat menikung
Pengemudi harus dapat mengatur pergerakan titik berat agar seirama dengan pergerakan motor. Jangan sampai saat menikung ke kiri, pengemudi malah miring ke kanan.
4. Disarankan menghadap ke depan
Pembonceng sebaiknya duduk menghadap ke depan searah pengemudi dan berpegang di pinggang pengendara bukan berpegangan pada behel motor. Ini bertujuan agar bisa menjaga keseimbangan motor ketika melakukan manuver atau saat berjalan menikung.
5. Posisi lutut mengarah ke dalam motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?