Suara.com - Dinas Sosial Kota Mataram di Provinsi Nusa Tenggara Barat mengecek sarana penanganan dampak bencana untuk memastikan semua siap digunakan jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Termasuk di antaranya mobil dapur umum, tangki air bersih dengan kapasitas 5.000L, perahu karet, serta dua unit kendaraan roda empat.
Dikutip dari kantor berita Antara, pengecekan fungsi mobil dapur umum dilakukan dengan melakukan simulasi.
Dalam simulasi itu, Taruna Siaga Bencana (Tagana) menggunakan mobil dapur umum untuk memasak hidangan bagi sekitar 20 petugas Dinas Lingkungan Hidup yang sudah dua hari bekerja memangkas dahan dan batang pohon yang rawan tumbang di kawasan Jalan RA Kartini.
"Sebagai ucapan terima kasih kepada petugas, kami sarapan bersama dengan petugas DLH, Tagana, dan Satgas sosial," jelas Sudirman, Kepala Dinas Sosial Kota Mataram di Mataram, Jumat (21/10/2022).
Ia mengatakan bahwa Dinas Sosial Kota Mataram memiliki 56 personel penanggulangan bencana yang terdiri atas 14 anggota Tagana dan 42 anggota Satuan Tugas Sosial.
"Mereka sudah memiliki tugas masing-masing dalam upaya kesiapsiagaan bencana alam, non-alam, serta masalah-masalah sosial," jelasnya.
Sudirman mengatakan bahwa Dinas Sosial juga sudah menyiapkan bahan pangan dan barang-barang kebutuhan dasar untuk penanganan dampak bencana.
"Kami sudah siapkan paket sembako berupa beras, minyak, sarden, air mineral, tikar, terpal, dan kebutuhan dasar lainnya. Jadi kalau ada bencana, paket sembako, tinggal kami distribusikan," tandasnya.
"Alhamdulillah, setelah kami cek semua peralatan kebencanaan, semua dalam kondisi siap pakai. Termasuk perahu karet yang kami parkir di Pantai Banjar," tutupnya.
Baca Juga: Banderol Mobil Listrik Rolls-Royce Spectre Diposisikan Antara Dua Pendahulunya
Berita Terkait
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram
-
Tersangka Korupsi Pokir Dinsos Lombok Barat Belum Ditahan, Kejari Mataram Beberkan Alasannya
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026