Suara.com - Layanan cetak Kartu Tanda Penduduk atau KTP di Mall Pelayanan Publik atau MPP Yogyakarta secara drive thru atau lantatur (layanan tanpa turun dari kendaraan) rencananya akan dibedakan berdasarkan jenis kendaraan.
Yaitu untuk pengguna sepeda motor di sisi selatan gedung, sedang pengguna mobil disediakan di sisi timur gedung.
Dikutip dari kantor berita Antara, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta memastikan tidak akan menghapus layanan drive thru cetak KTP di kecamatan saat layanan juga dibuka di Mal Pelayanan Publik Yogyakarta.
"Layanan drive thru cetak KTP di kecamatan tetap jalan, tidak akan dihentikan saat layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dibuka," jelas Bram Prasetyo, Kepala Bidang Layanan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Yogyakarta di Yogyakarta.
Meskipun demikian, Dispendukcapil Kota Yogyakarta hingga saat ini belum mendapat informasi mengenai kepastian waktu pembukaan layanan tanpa turun dari kendaraan untuk cetak kartu tanda penduduk atau KTP di MPP.
"Kami sudah siap, tetapi tinggal menunggu komando saja dari MPP kapan akan dibuka," lanjutnya.
Layanan drive thru di kecamatan akan tetap dilakukan secara bergilir dari kecamatan satu ke kecamatan lain dengan layanan hanya dibuka dua kali sepekan pada Selasa dan Kamis.
"Untuk layanan di MPP akan dibuka setiap hari. Jika belum sempat ke kecamatan maka bisa cetak KTP di MPP," jelas Bram Prasetyo.
Saat ini, lantatur cetak KTP dibuka di Kecamatan Gedongtengen dan akan berakhir Desember 2022 dengan layanan di Kecamatan Tegalrejo.
Lantatur cetak KTP di kecamatan hanya melayani KTP yang hilang atau rusak dan dikhususkan bagi warga Kota Yogyakarta. Warga cukup membawa kartu keluarga (KK) dan KTP yang rusak atau jika KTP hilang wajib menyertakan surat kehilangan dari Kepolisian.
Lantatur cetak KTP di Kota Yogyakarta dimulai sejak Juli 2020, dibuka di kompleks Balai Kota Yogyakarta. Kemudian berkembang dengan memberikan layanan yang dinilai akan lebih dekat ke masyarakat, yaitu di kantor-kantor kecamatan secara bergilir.
Berita Terkait
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
-
Bela Diri vs Kelalaian: Mengurai Kasus Suami Lawan Jambret di Sleman Jadi Tersangka
-
Gelang GPS Resmi Dilepas, Suami Tersangka Bela Istri dari Jambret Bernapas Lega Usai Sepakat RJ
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Apa Penyebab Angin Kencang di Sejumlah Daerah Hari Ini?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Mitsubishi Motors Perkuat Jaringan di Sulawesi Melalui Diler dan Fasilitas Bodi Cat Baru
-
Pesona Toyota Wish: Mobil Langka Sekaliber Innova tapi Senyaman Odyssey, Harga Rasa Calya
-
1 Unit Motor Ini Setara Harga Innova Zenix V, Inikah Skutik Termewah dari Yamaha?
-
5 Motor Trail Murah untuk Hobi Off-Road Maupun Tunggangan Harian di Pegunungan
-
5 Mobil Bekas Toyota yang Pajaknya Murah, Mulai Rp 1 Jutaan
-
Daftar Harga Mobil Brio Bekas Semua Tahun, Mulai Rp40 Jutaan
-
Panduan Balik Nama Motor: Jangan Tunda Lagi, Hindari Kendala Pajak Ribet!
-
74 Miliar Total Hartanya, Ini 3 Kendaraan Deputi BI Baru Thomas Djiwandono, Harga Mulai Rp800 Juta
-
Toyota Siap Perkenalkan Tiga Model Elektrifikasi Pekan Depan
-
4 Varian Toyota Alphard 2011 yang Kini Seharga Avanza, Mewah dan Lega Mulai Rp145 Juta