Suara.com - Senior Manager TJSL dan Stakeholder Relationship PT INKA (Persero) Bambang Ramadhiarto menyatakan sebanyak lima unit bus listrik E-Inobus saat ini menjalani uji coba transportasi wisata di kawasan revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Adapun, lima unit E-Inobus yang menjalani uji coba tersebut merupakan sebagian dari 24 bus listrik E-Inobus yang telah digunakan sebagai sarana transportasi delegasi di ajang KTT G20 di Bali yang kesemuanya kini sudah ada di Jakarta.
"Lima unit E-Inobus yang menjalani uji coba tersebut terdiri dari empat unit E-Inobus dengan dimensi panjang 8 meter dan satu unit E-Inobus dengan dimensi panjang 12 meter," ujar Bambang dalam keterangannya di Madiun, Jumat.
Untuk E-Inobus panjang 8 meter memiliki daya baterai 138 kWh dengan "drive range" atau daya jelajah mencapai 160 kilometer. Sedangkan untuk E-Inobus 12 meter kapasitas baterai dan daya jelajah berturut-turut yakni 355 kWh dan 250 kilometer.
"Kelebihannya dari produk ini adalah karya anak bangsa yang menjadi tonggak awal lahirnya bus listrik yang diharapkan mampu berkiprah dalam ekosistem kendaraan hijau dengan bahan bakar energi terbarukan," kata Bambang.
Ia menjelaskan, produk nasional tersebut diharapkan membawa multiple efek bagi perkembangan iptek, membuka lapangan kerja, mengangkat perekonomian sekitar yang pada gilirannya akan tercipta kemandirian bangsa di bidang teknologi maupun ekonomi.
Bambang menambahkan bahwa dalam perhelatan KTT G20 kemarin, E-Inobus telah dioperasikan oleh Perum Damri dan sudah mengangkut sekitar 3.600-an penumpang.
Selama G20 di Bali, bus listrik tesebut telah melayani tiga rute di Nusa Dua dan melayani operasional di dalam bandara, serta melayani penumpang dari pesawat ke ruang tunggu bandara pulang-pergi.
Pihaknya menilai, keberhasilan opersional bus listrik tersebut tidak terlepas dari dukungan tim perawatan dari INKA group yaitu dari PT INKA Multi Solusi Service sebagai cucu perusahaan dari PT INKA (Persero) yang bergerak di bidang perawatan alat transportasi umum.
Baca Juga: Menhub Resmikan Pusat Pameran Kendaraan Listrik Hyundai di TMII, Ada Mobil Terbang Juga
Adapun penggunaan bus listrik di TMII tersebut sebagai upaya mewujudkan kawasan bebas emisi dengan menggunakan kendaraan listrik.
Berita Terkait
-
Naga Hingga Wajah Berubah! Intip Kemeriahan Festival Pecinan di TMII
-
Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas
-
Mitsubishi Fuso dan Foxconn Dirikan Perusahaan Bus Listrik
-
Ada Proyek Pipa PAM, Rute Transjakarta 7D TMII-Pancoran Dialihkan ke Kampung Rambutan
-
Malam Tahun Baru di Jakarta, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Ancol, Kota Tua, hingga TMII
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Aksi Ugal-ugalan Berujung Petaka, Toyota Calya Diamuk Massa
-
Persiapan Lebaran 2026: Kapan Puncak Arus Mudik dan Titik Mana Saja yang Macet?
-
Bocoran Desain Toyota Fortuner Terbaru Terungkap, Opsi Hybrid dengan Layar Raksasa Segera Mengaspal
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Hari Ini, Siapkan KTP dan KK Anda Sekarang
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran