Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dalam Gempa Cianjur (21/11/2022) berkekuatan 5,6 Magnitudo ditambah gempa susulan tercatat 271 korban meninggal dunia hingga Rabu (23/11/2022) sore.
Terdapat 12 kecamatan yang terdampak bencana, yaitu Kecamatan Cugenang, Pacet, Sukaresmi, Sukaluyu, Karangtengah, Cianjur, Cilaku, Warungkondang, Gekbrong, Cibeber, Bojongpicung, serta Cikalongkulon. Dan Cugenang menjadi daerah yang mengalami dampak paling parah.
Dikutip dari rilis resmi sebagaimana diterima Suara.com, bencana alam ini membuat PT TRKM Group, produsen pelumas Deltalube tergerak melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).
Tim dari PT TRKM Group langsung bergerak ke daerah bencana, untuk mengirimkan donasi pada Kamis (24/11/2022).
"Peristiwa bencana alam di Cianjur mengetuk hati setiap orang, tidak terkecuali kami. Kami berusaha secepatnya untuk mengirimkan bantuan ke Cianjur, setidaknya dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana," jelas Indra Aditya, Manager PR & CSR PT TRKM Group.
Bantuan bencana alam ini difokuskan berupa peralatan medis, meliputi P3K dan obat-obatan, serta bahan makanan instan, pakaian, dan popok bayi.
"Mengingat tingginya korban jiwa dan luka-luka di sana, kami fokus memberikan bantuan kepada para tenaga medis dengan mensuplai peralatan P3K dan obat-obatan," sambung Resa Azhara selaku Brand Manager PT TRKM Group.
Bantuan diterima dengan baik oleh perwakilan Dinas Kabupaten Cianjur. Bantuan langsung didistribusikan oleh pihak terkait, ke sejumlah posko bencana di daerah yang terdampak.
Berdasarkan pantauan langsung tim Deltalube, kondisi di lokasi masih belum kondusif. Beberapa gempa susulan, terpantau masih terjadi saat kunjungan, Kamis (24/11/2022).
"Bencana alam ini kembali mengingatkan kita, agar selalu waspada dan tanggap terhadap bencana. Semoga daerah terdampak bencana ini dapat segera pulih," pungkas Resa Azhara.
Berita Terkait
-
Decluttering saat Ramadan, Tren Mindful yang Bikin Hati dan Rumah Lebih Lega
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Ultah ke-24, Jisung NCT Bantu Rp 2,8 Miliar Bagi Penelitian Kanker Pankreas
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV