Suara.com - Sir Frederick Henry Royce, OBE dan The Honourable Charles Stewart Rolls adalah dua nama yang membentuk nama perusahaan mobil super mewah kebanggaan Britania Raya, Rolls-Royce Motor Cars.
Dikutip dari rilis resmi Rolls-Royce Motor Cars sebagaimana diterima Suara.com, produsen otomotif yang telah memulai produksi mobil listrik itu merayakan 160 tahun salah satu pendirinya, Sir Frederick Henry Royce, OBE (27 Maret 1863 - 22 April 1933).
"Sir Henry Royce meninggalkan pepatah penting bagi Rolls-Royce Motor Cars: Berusaha untuk kesempurnaan dalam segala hal yang kita lakukan. Ambil yang terbaik dari yang ada dan buatlah menjadi lebih baik," papar Torsten Müller-Ötvös, Chief Executive Officer, Rolls-Royce Motor Cars.
"Sir Henry Royce sendiri menerapkan pepatah ini dalam setiap aspek kehidupan pribadi dan profesionalnya. Hari ini, saat kita memperingati ulang tahun ke-160 kelahirannya, tantangannya masih memengaruhi dan menginspirasi segala hal yang kami lakukan. Ini menjadi pengingat konstan bahwa kesempurnaan adalah target yang selalu bergerak, tidak pernah selesai," lanjutnya.
Saat Rolls-Royce memperingati 160 tahun kelahiran Sir Henry Royce, konsumen dan seluruh jajaran perusahaan ini menengok kembali kehidupan dan kariernya yang luar biasa.
Dan untuk sampai di tahap kesempurnaan produk kebanggaan Britania Raya serta dunia ini, Sir Henry Royce berangkat dari masa lalu yang kurang beruntung.
Ia adalah putra bungsu dari lima bersaudara, dari keluarga dengan situasi keuangan kurang dari kata berkecukupan. Ayahnya bangkrut dan, di bawah hukum saat itu, mesti di penjara.
Dengan latar belakang yang tidak menjanjikan inilah karakter Royce muda terbentuk. Namun dia bertekad untuk membuat kehidupan yang lebih baik untuk dirinya sendiri.
Usia 10 tahun dia bekerja di London, sebagai penjual surat kabar, kemudian sebagai pengantar telegram. Lantas magang di bengkel Great Northern Railway (GNR) di Peterborough. Salah satu indikator awal dari bakatnya adalah menggarap tiga miniatur gerobak dorong dari kuningan.
Pada 1881 mulai bekerja di Electric Lighting & Power Generating Company (EL&PG), sekaligus ikut kelas petang pelajaran bahasa Inggris dan matematika. Kemudian bekerja di Perusahaan Listrik Maxim-Weston, menjadi First (Chief) Electrician yang bertanggung jawab atas penerangan jalan dan teater di kota Liverpool. Sampai perusahaan mengalami kesalahan manajemen dalam akuisisi paten.
Ia tergerak mendirikan perusahaan sendiri, FH Royce & Co di Manchester. Awalnya memproduksi barang-barang kecil seperti bel pintu bertenaga baterai, perusahaan berkembang menjadi alat berat seperti derek dan kapstan shunting kereta api.
Pada 1901, dokter yang merawatnya karena ia kadang mengalami tegang kepala dan kurang rileks memberitahunya agar membeli sepeda roda empat De Dion agar bisa bersantai. Ia juga membeli mobil pertamanya, Decauville bertenaga 10 daya kuda (dk).
Kendaraan itu ia bongkar dan membangun tiga dua silinder 10 dk yang diteruskan membuat perusahaan mobil pada 1906, dengan Managing Director Claude Johnson. Sir Henry Royce merancang 40/50 dk, SIlver Ghost, mobil yang pernah disebut-sebut sebagai "mobil terbaik di dunia".
Rolls-Royce di Manchester tidak dapat lagi mengakomodasi produksi mobil perusahaan yang berkembang pesat. Rolls-Royce mengakuisisi sebuah situs di Nightingale Road di Derby, tempat merancang dan mengawasi pabrik baru yang dibangun khusus.
Mengingat volume dan kecepatan pekerjaannya yang tiada henti, krisis kesehatan serius kedua kalinya terjadi atas Sir Henry Royce pada 1911. Lantas ditemani Claude Johnson, Sir Henry Royce berperjalanan darat sampai ke Mesir, dan dalam rute pulang singgah di Prancis. Tempat indah dusun kecil Le Canadel, dekat Nice memikatnya, sehingga Claude Johnson membantunya membeli sebidang tanah di situ, serta membangun sebuah villa.
Berita Terkait
-
Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran
-
Mengapa Sentimen Anti-Muslim Meroket di Britania Raya ?
-
Terus Bisnis di Usia 73, Richard Branson Akan Serahkan Maskapai Penerbangan Kepada Dua Anaknya
-
Bandara Seantero Britania Raya Perketat Liquid Masuk Kabin, Dampak ke Perekonomian?
-
Bengkulu Perkuat Ekonomi Digital, Refleksikan Pentingnya Wilayah Dalam Traktat London
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
-
Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda
-
Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!
-
Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026
-
Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan