Suara.com - Astra, atau PT Astra International Tbk--perusahaan nasional yang memiliki 272 unit usaha, antara lain sektor otomotif, jasa pembiayaan,dan asuransi--menyampaikan Data Penjualan Mobil Juli 2023.
Dikutip dari rilis resmi Astra sebagaimana diterima Suara.com, produksi kendaraan roda empat Astra utamanya passenger car mengalami peningkatan 6 persen.
"Seiring dengan bertumbuhnya penjualan mobil domestik sebesar 4 persen hingga bulan Juli 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan mobil Astra secara nasional juga meningkat 6 persen," ujar Boy Kelana Soebroto, Head of Corporate Communications Astra.
"Hal ini selaras dengan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih bertumbuh hingga kuartal kedua pada 2023," lanjutnya.
Kemudian, sejalan dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations yang diluncurkan pada tahun lalu, Astra terus mendorong penjualan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang saat ini terus bertumbuh.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Astra untuk brand Toyota dan Lexus pada Juli 2023 mencapai 30.148 unit, sementara pencapaian sepanjang Januari hingga Juli 2023 adalah 191.596 unit. Dalam periode yang sama pada tahun lalu, penjualan Juli 2022 mencapai 29.430 unit.
Kemudian untuk Daihatsu, pada Juli 2023 laku 15.821 unit, dan sepanjang Januari hingga Juli adalah 115.061 unit. Dengan perolehan penjualan Juli 2022 berada di 15.935 unit.
Subtotal penjualan Astra di sektor passenger car serta commercial vehicle per Juli 2023 mencapai 48.608 unit. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, pencapaian pada Juli 2022 menunjukkan 48.680 unit.
Baca Juga: Bangkit dari Tsunami, Kampung Berseri Astra Layana Indah di Palu Berwirausaha Kebun dan Ternak
Sedangkan penjualan brand Astra untuk passenger car kategori Low Cost Green Car (LCGC) pada Juli 2023 berada di 12.740 unit, sedangkan pada periode sama pada tahun lalu adalah 13.714 unit.
Total penjualan domestik pada Juli 2023 mencapai 80.416 unit, dan total kendaraan LCGC di bulan sama adalah 17.603 unit. Asrtra market share pada periode ini mencapai 60 persen, dan Astra LCGC market share adalah 72 persen.
Berita Terkait
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
Untuk Pertama Kalinya China Kalahkan Jepang dalam Penjualan Mobil Dunia
-
Pasar Otomotif Indonesia Terancam Kehilangan Takhta ASEAN Usai Disalip Malaysia
-
KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh
-
Riset Ungkap Fakta Adopsi Mobil Listrik Indonesia Masih Didominasi Kalangan Tertentu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif