Suara.com - Ketika berkendara mobil non-matic di tanjakan, tak sedikit dari para pemobil yang waswas bahkan panik. Apalagi pemobil yang baru saja belajar mengendarai mobil.
Sebenarnya untuk berkendara mobil di tanjakan, tak perlu panik. Pemobil harus menguasai beberapa teknik untuk bisa melibas tanjakan.
Dalam laman resmi Nissan, ada 5 tips yang perlu dikuasai agar nantinya bisa selamat saat berkendara di tanjakan, khususnya untuk mobil non-matic.
1. Gunakan rem tangan
Pemobil diwajibkan untuk menggunakan rem tangan agar mobil tidak merosot saat di tanjakan.
Pemobil hanya cukup menarik tuas rem tangan untuk menghentikan lanju agar mobil tidak mundur.
Untuk kembali melanjutkan jalan di tanjakan, pemobil hanya perlu melepas rem tangan secara perlahan sambil menginjak kopling saat mobil berjalan.
Pastikan kaki lainnya menekan pedal gas sehingga mobil dapat bergerak ke depan.
2. Gunakan gigi 1 atau 2
Baca Juga: Viral Aksi Polantas Mendadak Setop Motor Pengawal Ambulans, Begini Respons Dirlantas
Saat hendak melibas tanjakan, pemobil wajib menggunakan gigi 1 atau 2. Khususnya untuk tanjakan curam, pemobil wajig gunakan gigi 1.
Sebaiknya jangan menginjak setengah kopling jika melewati jalan tanjakan karena cara ini akan membuat kopling akan cepat aus, bahkan jebol akibat terlalu sering diinjak.
3. Injak rem kaki di tanjakan landai
Pada kondisi tanjakan yang tidak curam, pemobil bisa injak rem kaki dan kopling sesuai putaran mesinnya.
Coba injak pedal rem saat mobil berhenti, lalu pindahkan tuas persneling pada posisi N.
Pemobil bisa melepas injakan pada pedal rem secara pelan sambil melepas kopling setelah mobil berjalan. Dengan begitu, mobil akan bergerak maju dengan pelan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
5 Mobil Warna Oranye Paling Kece, Cocok untuk Dukung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?