Suara.com - Aksi polisi lalu lintas atau polantas memberhentikan pengendara sepeda motor yang tengah mengawal mobil ambulans bermuatan penumpang pasien sakit terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
Berdasar narasi yang beredar di media sosial, peristiwa viral polantas ini terjadi di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (11/12/2023).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @infojakbar24 terlihat polantas berlari ke tengah jalan dan langsung menghentikan pengendara sepeda motor.
Aksi tersebut membuat sopir ambulans dengan kecepatan tinggi yang berada di belakangnya berhenti mendadak.
“Ambulans rem mendadak dan membuat pasien serta keluarganya kaget dan sang pasien lanjut usia itu kepalanya sampai terkena kursi sopir bagian belakang,” tulis akun tersebut dikutip Suara.com, Rabu (13/12/2023).
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Usman Latif membenarkan apa yang dilakukan anak buahnya. Alasannya, karena pengawalan terhadap mobil ambulans tersebut dilakukan oleh pihak yang tidak kompeten.
"Karena sesuai aturan ketentuan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengawalan itu harus mempunyai kompetensi, dan itu kewenangan dari Polri,” kata Latif.
Menurut Latif, jika pengawalan mobil ambulans oleh pihak tak berkompeten itu dibiarkan dikhawatirkan akan menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
"Makanya kemarin langsung diambil alih oleh anggota polisi dan dikawal sampai rumah sakit," ujar dia.
Baca Juga: WNA di Bali yang Dorong Polantas Terancam Deportasi
Berita Terkait
-
Hadapi Gugatan Praperadilan Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Siapkan Tim Hukum Diketuai Kombes Putu Putera Sadana
-
Firli Bahuri Kembali Diperiksa di Bareskrim Polri Hari Ini, Bakal Langsung Ditahan?
-
Detik-detik Polda Metro Geledah Apartemen Firli Bahuri di Dharmawangsa
-
3 Mobil Polisi Keluar usai Geledah Apartemen Firli Bahuri di Darmawangsa Jaksel, Ada Barbuk yang Disita?
-
Diam-diam Geledah Apartemen Firli Bahuri di Darmawangsa Jaksel, Mobil Penyidik Polda Geser Posisi Gegara Wartawan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah