Suara.com - Mobil listrik Wuling Binguo EV rupanya memiliki daya tarik tersendiri bagi negara tetangga. Meski baru diluncurkan secara resmi di Indonesia, Wuling mengaku sudah ada negara tetangga yang berminat terhadap mobil bergaya retro tersebut.
Disampaikan Direktur Pemasaran Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani, sejauh ini ada beberapa negara yang berminat. Hanya saja ia belum bersedia memberi informasi lebih jauh terkait negara-negara peminat Binguo EV.
"Ada beberapa negara yang berminat (terhadap Binguo EV). Tapi, belum bisa kami informasikan sekarang," ujar Dian Asmahani, baru-baru ini, Selasa (19/11/2023).
Lebih lanjut, Dian menegaskan, untuk saat ini Wuling berfokus untuk memenuhi permintaan pasar domestik.
"Kita mau fokus terlebih dahulu untuk konsumen di Indonesia. Peluang ekspor juga masih terbuka lebar," papar Dian.
Soal produksi, Wuling Binguo EV akan diproduksi di pabrik Wuling di Cikarang dengan kapasitas 120.000 unit per tahun.
Wuling Binguo EV
Sebagai informasi, Binguo EV memiliki dimensi panjang 3.950 mm, lebar 1.708 mm, dan tinggi 1.580 mm, dengan wheelbase 2.560 mm.
Mobil ini mengusung elemen modern seperti lampu depan dan belakang LED berdesain X-Shaped yang elegan dan garis bodi yang dinamis.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Honda E, Tahun Depan Suntik Mati?
Untuk urusan tenaga, Binguo EV menggunakan baterai LFP dengan dua varian berdasarkan jarak tempuhnya, yakni 333 km dan 410 km.
Untuk varian 333 km (long range), kapasitas baterainya 31,9 kWh. Sedangkan varian 410 km (premium range), kapasitas baterainya 37,9 kWh.
Masing-masing varian dibekali dengan motor listrik berdaya 50 kW. Torsi maksimum yang bisa dihasilkan mencapai 125 Nm.
Untuk harga mobil listrik Wuling Binguo EV dengan jarak tempuh 333 km dibanderol dengan harga Rp358 juta.
Sedangkan Binguo EV dengan jarak tempuh 410 km dibanderol dengan harga Rp408 juta.
Berita Terkait
-
Strategi BYD Mencoba Peruntungan di Industri Otomotif Indonesia Lewat Mobil Listrik
-
Konsumen Diharap Bersabar, Inden Wuling Binguo EV Sampai 2 Bulan
-
Kelebihan dan Kekurangan Bawa Mobil Listrik Neta V Rute Semarang - Jakarta
-
Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Mobil Listrik
-
Wuling Gandeng Perusahaan Operator Seluler Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125