Suara.com - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) menyerahkan sertifikat pada tiga pemasok komponen. Sertifikasi ini merupakan puncak program Research & Development (R&D) Supplier Education, setelah para pemasok sukses merampungkan seluruh program peningkatan kompetensi dalam kemampuan mendesain komponen mobil.
Sebagai sentra produksi kendaraan Hyundai di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), PT HMMI aktif menggandeng mitra lokal untuk berbagi teknologi dan meningkatkan kapabilitas serta kompetensi para pemasok. Aktivitas ini dilakukan lewat rangkaian edukasi Supplier Education. Setelah menjalani rangkaian program sejak 2021, tiga pemasok diberi sertifikat atas pencapaian “Kapabilitas Desain Mandiri.”
“Sebagai manufaktur global, kami ingin berkembang secara berkelanjutan, untuk itu diperlukan kolaborasi yang erat dengan para mitra, termasuk pemasok komponen. Hyundai melakukannya dengan cara selalu aktif berbagi teknologi untuk mencapai keunggulan bersama-sama pemasok di Indonesia melalui program pelatihan yang komprehensif,” kata President Director HMMI Bong Kyu Lee, dalam siaran pers Rabu (17/1/2023).
Sertifikat diberikan pada PT Frina Lestari Nusantara, PT Autoplastik Indonesia dan PT Dasa Windu Agung, para pemasok komponen berstandar kualitas Original Equipment Manufacture (OEM).
Ketiganya disebut sudah membuktikan peningkatan kompetensinya dengan membangun fasilitas riset dan pengembangan (R&D) hinga mampu membuat desain secara mandiri.
Prestasi ini merupakan kali pertama di Indonesia. Ketiga pemasok itu bisa membuat desain komponen sendiri untuk kemudian disuplai pada produsen kendaraan. Konsumen bisa melihat hasil dari pencapaian tiga pemasok ini pada komponen yang melekat pada eksterior dan interior Hyundai Stargazer X, Hyundai Stargazer dan Hyundai Creta.
Program R&D Supplier Education telah dijalankan oleh HMMI sejak 2021 dan menjadi program berkelanjutan yang aktif digelar sejak awal beroperasi di Indonesia.
Melalui sistematika pembelajaran serta pelatihan yang mendalam, tak kurang 63 pemasok diberikan pengetahuan engineering tingkat lanjut serta dibimbing untuk meningkatkan kualitas engineeringnya.
“Kami berharap, pencapaian tiga pemasok ini dapat memicu semangat mitra lain di Indonesia untuk mencapai level yang sama. Tentunya kami juga meyakini, dengan peningkatan kapabilitas engineering para pemasok, mereka akan merasakan manfaat yang lebih besar dari segi bisnis dan kepuasan pelanggan,” tambah Bong Kyu Lee.
Baca Juga: Hyundai Fokus Kendaraan Listrik 2024, Mulai Tingggalkan Mobil Bensin?
Keberhasilan inisiatif pemberdayaan pemasok tidak hanya menggarisbawahi komitmen Hyundai terhadap inovasi namun juga menjadi bukti dari banyaknya potensi yang bisa diangkat dalam jaringan pemasok di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Mobil Listrik Terlaris Sepanjang 2023, Mana Paling Diminati?
-
Spesifikasi United E3 Deux 7, Motor Listrik Gambot dari Hyundai
-
Pencurian Mobil Kia dan Hyundai Meroket, Reporter Kriminal Ikut Jadi Korban
-
Tampilan Utuh Hyundai Creta Facelift Akhirnya Dirilis
-
Hyundai Mulai Lirik Bahan Bakar Alternatif, Limbah dan Plastik akan Disulap Jadi Hidrogen
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125