Suara.com - Produsen sepeda dan kendaraan listrik PT Uwinfly Indonesia pada akhir pekan kemarin mengaku menerima banyak pembeli berkat subsidi motor listrik pemerintah.
Asisten Direktur PT Uwinfly Indonesia Ida Farida mengatakan pihaknya mendapat banyak permintaan, terutama di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).
"Subsidi ini dirasakan manfaatnya di dealer-dealer kami, seperti di Bogor. Mereka sudah mendata ada 1.000 pendaftar untuk subsidi ini," kata Ida saat Grand Launching Uwinfly, di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu malam (20/1/2024).
Dia mengakui, permintaan yang tinggi seiring dengan adanya subsidi motor listrik dari pemerintah itu tersebar merata, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).
"Saat ini, kami sudah memberikan 2.000 unit ke masing-masing untuk didistribusikan. Untuk subsidi, yang pertama lolos tipe N9, T5, T3, Golden Turtle, X6, dan Blue Whale," katanya pula.
Yang jelas, Ida menegaskan bahwa Uwinfly sangat mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan industri "go-green", termasuk dengan adanya subsidi untuk pembelian sepeda motor listrik.
Bahkan, pemerintah menambah besaran bantuan konversi ke motor listrik berbasis baterai dari Rp7 juta menjadi Rp10 juta dan memperluas kriteria penerima mulai 15 Desember 2023.
Direktur Produksi PT Uwinfly Indonesia Jia Bin menyebutkan kapasitas produksi mencapai 50.000 unit setiap bulan untuk berbagai tipe.
Untuk produk terbaru, kata dia, Uwinfly menghadirkan beberapa tipe terbaru, seperti T80 yang akan hadir pada Februari mendatang, kemudian M90, M75, dan T90 untuk periode Maret 2024.
Baca Juga: Syarat Subsidi Motor Listrik Terbaru dan Cara Pembeliannya Agar Diskon Rp 7 Juta
"Tipe M90 dan T90 ini canggih untuk 'high end', sedangkan untuk pangsa 'middle' ada T75 dan T70," katanya lagi.
Ia menjelaskan Uwinfly sudah berada di Indonesia sejak 2018 dan selama lima tahun ini telah berkontribusi terhadap 40 persen pasar kendaraan listrik di Indonesia.
"Untuk lima tahun ke depan, targetnya bisa memperluas hingga 75 persen pangsa pasar di Indonesia," ujarnya.
Turut hadir pada kesempatan itu, perwakilan Uwinfly dari Tianjin Mr Chen Wan Quan, Direktur Penelitian dan Pengembangan PT Uwinfly Indonesia Mr Yang Yong, dan Wakil Direktur Produksi PT Uwinfly Indonesia Kasin.
Berita Terkait
-
Menperin: Keterbatasan Baterai Jadi Alasan Subsidi Motor Listrik Belum Diminati
-
Dapat Subsidi Rp 7 Juta, Motor Listrik Honda EM1 Dijual dengan Harga Segini
-
Pencairan Subsidi Motor Listrik Dilakukan Bertahap
-
Subsidi Motor Listrik Akan Ditambah Jadi Rp 10 Juta, Asosiasi: Kami Sangat Berharap
-
Sudah Diguyur Subsidi, Penjualan Motor Listrik Seret Karena Diler Minim
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
-
Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir
-
Misi Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Jelang Debut Moto3 Junior di Spanyol
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV
-
Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen
-
Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa
-
Strategi Toyota Perkuat Posisi di Pasar Otomotif dengan Suku Cadang Murah T-OPT