Suara.com - Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang ramah lingkungan.
Hal ini dibuktikan dengan terbitnya tiga Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terbaru terkait kendaraan listrik, yang diharapkan dapat mendorong penjualan 50 ribu unit mobil listrik di tahun 2024.
Dikutip dari kantor berita Antara, salah satu PMK yang penting adalah PMK Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Impor dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2024.
Melalui PMK ini, pemerintah memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian mobil listrik. Diharapkan insentif ini dapat menarik minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik atau EV juga menawarkan berbagai manfaat lainnya, seperti:
- Hemat biaya: Kendaraan listrik tidak memerlukan bahan bakar fosil seperti bensin atau solar, sehingga biaya operasionalnya lebih rendah.
- Lebih tenang: Kendaraan listrik tidak menghasilkan suara bising seperti kendaraan konvensional, sehingga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.
- Teknologi canggih: Kendaraan listrik umumnya dilengkapi dengan teknologi canggih yang memberikan pengalaman berkendara yang lebih modern.
Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk membangun ekosistem EV yang lengkap, termasuk:
- Pengembangan industri baterai: Pemerintah sedang membangun pabrik baterai di Indonesia untuk mendukung produksi kendaraan listrik dalam negeri.
- Pembangunan infrastruktur: Pemerintah sedang membangun stasiun pengisian daya kendaraan listrik di berbagai daerah di Indonesia.
- Peningkatan kesadaran masyarakat: Pemerintah terus mengedukasi masyarakat tentang manfaat kendaraan listrik.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, kendaraan listrik adalah pilihan tepat untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
Mari dukung upaya pemerintah dalam membangun ekosistem EV dengan beralih kepada kendaraan listrik.
Berikut beberapa tips untuk beralih ke kendaraan listrik:
Baca Juga: Jubir Kemenlu Tiongkok Beberkan Alasan Harga EV Negaranya Sangat Terjangkau
- Lakukan riset: Cari tahu tentang berbagai jenis kendaraan listrik yang tersedia di pasaran.
- Hitung biaya: Pertimbangkan biaya pembelian, biaya operasional, dan insentif yang tersedia.
- Cobalah kendaraan listrik: Kunjungi dealer dan coba kendarai kendaraan listrik sebelum membeli.
- Dukung infrastruktur: Gunakan stasiun pengisian daya kendaraan listrik yang tersedia.
Bersama-sama, kita dapat membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan dengan kendaraan listrik atau EV.
Berita Terkait
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport
-
Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa
-
7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk
-
Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol
-
Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026
-
Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari