Suara.com - Survei terbaru yang dilakukan oleh AAA di Amerika Serikat menunjukkan bahwa jumlah pengemudi yang takut dengan mobil otonom telah meningkat secara signifikan dari 54% pada tahun 2021 menjadi dua pertiga pada tahun 2024.
Dilansir dari Carscoops, survei ini dilakukan antara 11-16 Januari 2024, menggunakan panel yang mencakup sekitar 97% rumah tangga di Amerika Serikat.
Survei ini menerima tanggapan dari 1.010 pengemudi yang memenuhi syarat. Dari jumlah tersebut, 66% menyatakan takut terhadap kendaraan swakemudi, 25% tidak yakin dengan teknologi tersebut, dan hanya 9% yang menyatakan percaya pada kendaraan otonom.
Meskipun proporsi individu yang takut terhadap kendaraan swakemudi sedikit menurun dari 68% pada tahun 2023, angka tersebut tetap jauh lebih tinggi daripada 55% yang dilaporkan pada tahun 2022 dan 54% pada tahun 2021.
Menurut Greg Brannon, direktur penelitian teknik otomotif di AAA, kecelakaan baru-baru ini yang melibatkan kendaraan otonom telah berkontribusi terhadap peningkatan ketakutan konsumen selama beberapa tahun terakhir.
Brannon menyatakan bahwa banyak insiden terkait teknologi tersebut yang dipublikasikan, membuat orang khawatir tentang keselamatan mereka.
Meskipun masih ada beberapa keraguan seputar kendaraan yang sepenuhnya otonom, banyak orang mendukung fungsi bantuan mengemudi semi otonom yang telah menjadi hal yang umum di sebagian besar mobil baru.
Misalnya, 63% pengemudi di AS menginginkan Pengereman Darurat Otomatis Mundur pada kendaraan mereka berikutnya, sementara 63% juga menginginkan Pengereman Darurat Otomatis, dan 62% menginginkan Lane Keeping Assistance.
Menurut survei terbaru, 40% responden secara keliru percaya bahwa ada mobil yang saat ini tersedia untuk dibeli yang dapat mengemudi sendiri saat pengemudi tertidur. Kesalahpahaman ini menyoroti perlunya edukasi yang lebih baik kepada konsumen tentang teknologi tersebut.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Murah dan Mungil: Bukan LCGC, Harga 100 Jutaan per Maret 2024
Berita Terkait
-
5 Mobil Bekas Murah dan Mungil: Bukan LCGC, Harga 100 Jutaan per Maret 2024
-
Xpander Gasak Porsche Jadi Sorotan Media Luar Negeri: Pengendara Terancam Penjara!
-
Duet Nissan-Honda: Raksasa Otomotif Jepang Bersatu Melawan Tesla dan BYD
-
Cemari Lingkungan dan Ancam Ikan Langka, Sejumlah Produsen Ban Ternama Terancam Gugatan
-
Nissan GT-R 2025 Meluncur, Jadi Edisi Pamitan?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi