Suara.com - Aki tekor menjadi biang masalah yang bikin pemilik mobil geram. Apalagi ketika mobil hendak dipakai segera, pastinya pemobil akan panik jika tak memahami bagaimana cara mengatasinya.
Namun perlu diketahui, ketika mengalami aki tekor, ternyata ada perbedaan perlakuan antara mobil manual dan matic.
Berikut perbedaan perlakuan ketika mengalami aki tekor dilansir dari Suzuki Indonesia.
1. Mobil Manual
Terdapat dua cara yang bisa dilakukan pemilik mobil jika kendaraan mengalami aki tekor. Pertama dan paling umum, yakni menggunakan jumper aki normal atau aki mobil lainnya.
- Siapkan kabel jumper dan aki normal.
- Hubungkan kabel jumper ke kutub positif dan negatif aki normal dan aki tekor.
- Nyalakan mesin mobil normal selama beberapa menit.
- Coba nyalakan mesin mobil Anda.
- Jika berhasil, lepaskan kabel jumper dan biarkan mobil hidup selama 20 menit untuk mengisi aki.
Jika cara pertama tak berhasil, bisa dilakukan dengan metode kedua yakni dengan menghidupkan mesin sembari bantuan dorongan.
- Masukkan gigi 3 atau 4.
- Injak pedal kopling penuh.
- Dorong mobil dengan kuat hingga 5-10 meter.
- Lepaskan pedal kopling perlahan.
- Coba nyalakan mesin mobil.
- Jika berhasil, biarkan mobil hidup selama 20 menit untuk mengisi aki.
2. Mobil Matic
Dalam hal ini, cara mengatasi aki tekor versi mobil matic sedikit lebih mudah daripada mobil manual. Namun, dalam prakteknya membutuhkan aki normal sama seperti yang dilakukan pada mobil manual. Jika tidak menemukan aki normal, maka bisa menggunakan bantuan mobil lain dengan cara jumper aki.
Komponen yang dibutuhkan dalam metode ini adalah kabel jumper. Anda harus menghubungkan aki mobil yang mati dengan aki normal.
Baca Juga: Pelanggar Ganjil Genap saat Mudik Lebaran Dipastikan Terekam Tilang Elektronik
- Siapkan kabel jumper dan aki normal.
- Hubungkan kabel jumper ke kutub positif dan negatif aki normal dan aki tekor.
- Nyalakan mesin mobil normal selama beberapa menit.
- Nyalakan mesin mobil Anda secara bersamaan.
- Matikan semua perangkat elektronik di mobil.
- Lepaskan kabel jumper setelah mesin hidup.
- Stabilkan rpm pada 1000 selama beberapa waktu.
- Nyalakan mesin mobil selama 15 menit untuk mengisi aki.
Satu hal yang harus diperhatikan adalah ketika ingin melakukan cara jumper pada mobil matic adalah memposisikan transmisi mobil ke mode Parkir.
Hal ini demi menjaga keamanan pengendaranya dan orang lain di sekitar. Lebih tepatnya adalah untuk menjaga posisi mobil dalam keadaan berhenti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA