Suara.com - Rem merupakan komponen vital dalam kendaraan yang menjamin keselamatan pengendara. Namun, godaan harga murah seringkali membuat orang tergoda untuk menggunakan kampas rem palsu.
Tahukah kalian bahwa pilihan ini bisa membahayakan nyawa. Dilansir dari Wahana Honda, terdapat beberapa dampak buruk dalam penggunaan kampas rem palsu.
Cakram Cepat Aus
Kekerasan material kampas rem palsu dapat mengikis piringan cakram lebih cepat. Meskipun kampas rem terlihat lebih awet, biaya penggantian cakram yang mahal akan segera menanti.
Suara Bising saat Pengereman
Gesekan antara kampas rem palsu dan cakram menghasilkan suara mengganggu. Hal ini bukan hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tapi juga bisa mengindikasikan kerusakan pada sistem rem.
Performa Rem Menurun
Kampas rem palsu mungkin lebih tahan lama, tapi tingkat kepakamannya jauh di bawah produk asli. Ini berarti jarak pengereman yang lebih jauh dan risiko kecelakaan yang meningkat.
Potensi Kerusakan Sistem Rem
Baca Juga: Calon Wali Kota Terkaya dan Ketua KPU Palopo Jadi Tersangka Ijazah Palsu
Penggunaan kampas rem palsu dapat mempengaruhi komponen rem lainnya, menyebabkan kerusakan yang lebih parah dan mahal untuk diperbaiki.
Menggunakan kampas rem palsu mungkin terlihat menghemat biaya di awal, namun risikonya jauh lebih besar dari penghematan yang didapat. Keselamatan pemotor dan pengguna jalan lain tidak sebanding dengan harga murah kampas rem palsu.
Ingatlah, keselamatan adalah investasi terbaik dalam berkendara. Pilih kampas rem asli dan berkualitas untuk menjamin performa optimal kendaraan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah