Suara.com - Akhirnya, Inggris mungkin menemukan solusi untuk krisis jalan berlubang mereka dengan adanya aspal yang bisa sembuh sendiri yang dibuat dari limbah biomassa dan dirancang dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).
Hal ini bisa dihentikan berkat teknologi baru yang diungkapkan oleh tim ahli dari Universitas Swansea, King's College London, dan ilmuwan di Chili.
Tim ahli dan ilmuwan ini telah bekerja sama mengembangkan jalan yang bisa menyembuhkan diri sendiri yang akan menangani lubang jalan secara otomatis.
Lubang jalan mulai terbentuk ketika bitumen - zat hitam lengket dalam aspal - menjadi lebih keras karena oksidasi, yang kemudian menyebabkan permukaan retak.
AI sangat diandalkan sepanjang program penelitian ini dan sebagai bagian dari itu, pembelajaran mesin digunakan untuk menganalisis molekul organik dalam cairan kompleks seperti bitumen.
Para ilmuwan dari kelompok ini menciptakan rencana berbasis data untuk mempercepat simulasi atomistik, yang mengarah pada pemahaman yang lebih lanjut tentang oksidasi bitumen dan pembentukan retakan.
Google Cloud (sekumpulan layanan komputer) kemudian digunakan untuk mensimulasikan perilaku bitumen di komputer.
Bagaimana cara kerjanya - untuk membuat aspal 'menyembuhkan diri sendiri', tim memperkenalkan material kecil yang berpori dan diisi dengan minyak daur ulang yang akan melepaskan isinya ketika aspal mulai retak, membantu memperbaiki kerusakan secara instan.
Dalam pengujian laboratorium, diklaim bahwa material aspal inovatif ini dapat menyembuhkan retakan mikro dalam waktu kurang dari satu jam.
Baca Juga: Murah Operasional, Mahal Perawatan? Intip Studi Baru tentang Ongkos Perawatan Kendaraan Listrik
Dosen Senior di Departemen Teknik Sipil di Universitas Swansea mengatakan, "Sebagai bagian dari studi interdisipliner kami, kami telah mengumpulkan ahli dalam bidang teknik sipil, kimia, dan ilmu komputer, menggabungkan pengetahuan ini dengan alat AI canggih dari Google Cloud."
"Kami bangga dapat mengembangkan aspal yang bisa menyembuhkan sendiri menggunakan limbah biomassa dan kecerdasan buatan. Pendekatan ini menempatkan penelitian kami di garis depan inovasi infrastruktur berkelanjutan, berkontribusi pada pengembangan jalan net-zero dengan daya tahan yang lebih baik."
Dengan perkembangan ini, masa depan infrastruktur jalan mungkin akan lebih tangguh dan tahan lama, mengurangi biaya perawatan dan memberikan perjalanan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.
Berita Terkait
-
Murah Operasional, Mahal Perawatan? Intip Studi Baru tentang Ongkos Perawatan Kendaraan Listrik
-
Cuma AS yang Kebal: Deretan Wilayah Ini Sudah Dalam Cengkraman Mobil Listrik China
-
Dampak Negatif Pada Sistem Pengereman Mobil Jika Paksa Terjang Banjir
-
Pantang Terpuruk Usai Kena PHK: Ini Tips Kredit Mobil untuk Usaha Kecil Menengah, Solusi Bangkit saat Krisis!
-
Daftar Harga Terbaru Suzuki Jimny Bulan Maret 2025
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125