Suara.com - Penjualan kendaraan roda empat dan lebih secara nasional belum menunjukkan tanda-tanda adanya peningkatan. Tercatat sepanjang kuartal pertama (Januari-Maret 2025) angka penjualan kendaraan terlihat mengalami penurunan ketimbang tahun lalu.
Tiga bulan pertama di tahun ini penjualan retail kendaraan roda empat dan lebih sebanyak 210.483 unit atau turun 8,9 persen dari pencapaian 2024. Tahun lalu di periode yang sama angka penjualan retail sebesar 231.027 unit.
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengakui bahwa memang terjadi penrunan penjualan sepanjang kuartal pertama 2025.
Namun, Nangoi menilai penurunan penjualan yang terjadi masih dalam batas wajar.
“Januari, Februari, Maret total penjualan (kendaraan) kita sedikit turun dibandingkan dengan tahun lalu kira-kira sekitar 4,7 persen. Tapi itu saya rasa masih dalam batas wajar,” ujar Nangoi, di Jakarta, baru-baru ini, Jumat (18 April 2025).
Lebih lanjut, Nangoi menambahkan, industri otomotif Indonesia sekarang ini sedikit terganggu dengan adanya kebijakan-kebijakan global yang masih tidak jelas. Kendati demikian, Gaikindo akan terus memperjuangkan eksistensi industri otomotif Indonesia karena banyak sekali gangguan-gangguan dan halangan saat ini.
“Terutama dengan adanya peraturan baru dari negara Paman Sam. Tapi dengan adanya penundaan selama tiga bulan, itu pengaruhnya akan menyusut sedikit. Yang kita harus waspadai adalah banjirnya produk dari luar negeri ke Indonesia termasuk di situ adalah produk otomotif,” ungkapnya.
Dirinya pun berharap, penyelenggaraan GIIAS 2025 yang akan berlangsung mulai 24 Juli sampai 3 Agustus dapat memacu masyarakat Indonesia untuk membeli kendaraan baru.
“Dengan adanya pameran ini diharapkan minat untuk beli kendaraan dan juga rasa untuk ingin mengetahui kemajuan industri otomotif Indonesia. Oleh karena itu pameran ini (GIIAS 2025) akan sangat penting untuk menunjukkan eksistensi dan keberadaan industri otomotif Indonesia,” pungkas dia.
Baca Juga: Regulasi Baru, Jalan Jitu: China Ubah Peta Perjalanan Mobil Otonom
GIIAS 2025
Pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 akan kembali di gelar pada 24 Juli-3 Agustus 2025 di ICE BSD City, Tangerang.
Dengan banyaknya merek otomotif pendatang baru, khususnya dari China, GIIAS 2025 dipastikan ketambahan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
GIIAS 2025 akan menghadirkan total lebih dari 55 merek kendaraan penumpang yang dipastikan berpartisipasi, antara lain Audi, Baic, BMW, BYD, Denza, Aletra, Chery, Ford, Citroen, Daihatsu, Jaecoo, Geely, GAC Aion, GWM, Honda, Hyundai, Jetour, KIA, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, Porsche, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Polytron, dan juga Wuling.
Selain itu, terdapat juga kendaraan komersial yang dipastikan ikut hadir dalam acara ini, yaitu Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, UD Trucks. Serta merek-merek kendaraan roda dua, seperti Alva, Aprilia, Astra Honda Motor, Exotic, Pacific, Kupprum, Motoguzzi, Pacific, Piaggio, Maka Motors, Royal Enfield, Scomadi, Vespa, dan U-Winfly.
Sebagai gambaran, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 mencatatkan total transaksi sebesar Rp 20 triliun, dengan total penjualan penjualan sebanyak 40 ribu unit kendaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat