Suara.com - Ketidakpastian insentif motor listrik menciptakan kegelisahan di pasar dan menyebabkan perlambatan penjualan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Adanya subsidi Rp7 juta di tahun 2024 terbukti ampuh mendongkrak penjualan motor listrik hingga mencapai 63 ribu unit, melonjak tajam dari 11 ribu unit di tahun sebelumnya.
Namun hal ini berbanding terbalik di tahun 2025. Penjualan kuartal I hanya menyentuh angka 2 ribu unit (jauh dari target pemerintah 200.000 unit hingga akhir tahun), terindikasi kuat akibat konsumen menahan diri dan menunggu kepastian program subsidi.
CEO & Founder MAKA Motors, Raditya Wibowo mengatakan, ketidakpastian mengenai kelanjutan subsidi sepeda motor listrik cukup kontraproduktif dan menciptakan kebimbangan baik untuk pelaku industri maupun konsumen.
"Kita sudah melihat bagaimana insentif di tahun 2024 mampu mengakselerasi adopsi motor listrik. Tapi, yang lebih mendesak saat ini adalah kejelasan dari pemerintah. Apakah subsidi akan dilanjutkan atau tidak, keputusan itu penting untuk segera diumumkan," ujar Raditya Wibowo, Selasa (27 Mei 2025).
Lebih lanjut, Radit berharap, pemerintah tidak membiarkan konsumen terus berada dalam ketidakpastian yang justru sangat menghambat pertumbuhan pasar motor listrik Indonesia.
"Kami sangat berharap pengumuman dan implementasi kebijakan subsidi yang jelas dapat dilakukan paling lambat pada semester pertama tahun 2025, sehingga momentum positif adopsi kendaraan listrik dapat terus terjaga," ucapnya.
Sebagai gambaran, industri otomotif nasional saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari wacana relaksasi TKDN, dibukanya pintu impor, hingga ketidakjelasan kebijakan subsidi kendaraan listrik.
Pemerintah memiliki urgensi tinggi untuk segera mengumumkan kelanjutan atau perubahan skema subsidi kendaraan listrik. Penundaan keputusan akan menjadi batu sandungan serius bagi program adopsi kendaraan listrik yang tengah diupayakan.
Baca Juga: Transformasi Spektakuler Honda CUV e: dan ICON e: di HDRP 2024, Ada Motor Listrik Tampil Ala Moge
Sinyal Berlanjutnya Insentif Motor Listrik
Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Pemerintah memastikan program insentif Rp7 juta untuk pembelian motor listrik akan berlanjut tahun ini.
Saat ini, seluruh kementerian terkait sedang merampungkan regulasi yang dibutuhkan untuk implementasi program tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa insentif ini merupakan kelanjutan dari program sukses di tahun 2024.
Meski demikian, detail mengenai jumlah kuota motor listrik yang akan menerima subsidi tahun ini masih belum dapat disampaikan secara rinci.
"Kuotanya nanti tergantung waktunya ya. Kan ini waktunya tinggal 6 bulan ya ke depan," ujar Airlangga, mengindikasikan bahwa kuota akan disesuaikan dengan sisa waktu efektif pelaksanaan program di tahun 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion
-
6 Fakta Peluncuran Yamaha MotoGP 2026: Akhirnya Pakai V4 Demi Kejar Ducati!
-
Jadi Model Terlaris di China, Geely Pede Jual 1.000 Unit EX2 per Bulan di Indonesia
-
Honda Brio Vs Jazz, Mending Mana? Cek Perbandingan Spek dan Harga
-
4 Varian Yamaha Aerox Alpha 2026, Selisih Harga Tipe Turbo dan Biasa Tembus Rp10 Juta, Pilih Mana?
-
Cari Mobil Bekas untuk Usaha? Ini Alasan Suzuki Carry Lebih Disarankan Ketimbang Kijang dan Zebra
-
10 Varian Wuling Cortez dan Biaya Pajaknya di 2026, Ramah UMR?
-
5 Mobil Bekas dengan Fitur Keyless, Modal Rp100 Juta Dapat Keamanan Canggih
-
5 Rekomendasi Hatchback Lebih Irit dari Agya-Ayla, Cocok untuk Commuter Harian di Jakarta
-
Kawasaki Ninja Bekas Berapa Harganya? Cek Banderol Terbaru, Pajak dan Konsumsi BBM