Suara.com - Suzuki Karimun merupakan salah satu jenis mobil yang selama ini terkenal irit BBM, terutama tipe Karimun kotak. Tak heran bila kini masih banyak yang mengincarnya baik untuk dijadikan kendaraan pribadi ataupun hanya sekedar koleksi. Meski demikian, terdapat plus minus Suzuki Karimun Kotak yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.
Berbeda dengan generasi terbarunya, Karimun kotak dengan kode SL410R atau dijuluki dengan sitilah Suzuki Wagon R-Wide di Jepang ini, mempunyai tampilan yang unik sebagai ciri khasnya.
Karimun kotak sendiri merupakan city car yang memiliki tampilan boxy. Tak heran bila mobil tersebut, kini masuk dalam daftar wishlist incaran para kawula muda.
Apalagi saat ini harga bekasnya sudah turun hingga sangat merakyat, yaitu ada di kisaran Rp40 jutaan. Mobil yang begitu identik dengan desain boxy-nya satu ini sejak duli menjadi salah satu mobil keluarga favorit. Alasannya selain murah, mobil Suzuki Karimun Kotak terkenal irit dan perawatannya sangat mudah.
Nah, bagi Anda yang berminat untuk meminang mobil dari Suzuki ini, sangat penting untuk mempertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya. Simak info lengkapnya dalam ulasan artikel berikut.
Plus Minus Suzuki Karimun Kotak, Masih Jadi Incaran Karena Irit BBM
Meski terkenal irit BBM, Karimun Kotak tetap memiliki plus minusnya. Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah deretan kelebihan yang perlu Anda ketahui.
Kelebihan Suzuki Karimun Kotak
Ini dia beberapa kelebihan Karimun Kotak:
1. Desain Boxy yang Khas Mobil Jepang
Kelebihan pertama ada pada desain boxy khas mobil Jepang. Adapun desain unik yang dimiliki Karimun kotak memberikan tampilan modern di zamannya. Adanya grille simple dan kap mesin minimalis memberikan kesan sederhana terhadap tampilan depan mobil.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Motor Bebek yang Kuat Tanjakan: Irit, Bertenaga, dan Andal
Lampu yang ada pada bagian depan mobil Karimun kotak ini memakai desain boxy dan berukuran besar, cukup serasi dengan kaca depan yang lebar. Bagian belakangnya juga masih mempertahankan desain boxy serta gaya minimalis tanpa tambahan ornamen berlebihan.
2. Memiliki Kabin yang Lapang
Berdasarkan spesifikasinya, Suzuki Karimun generasi pertama hadir dengan panjang 3.410 mm, lebar 1.575 mm, serta tinggi 1.705 mm. Sebagai city car kompak, mobil satu ini memiliki ruang kabin yang cukup lega. Hal ini salah satunya dibuktikan dari head room yang dirancang tinggi. Ketersediaan kabin yang luas ini, bisa Anda manfaatkan untuk menbawa barang dengan jumlah yang cukup banyak.
3. Tampilan Dashboard Ergonomis
Menilik bagian dalam mobil, Anda akan langsung disuguhkan dengan bentuk dashboard kotak serasi dengan desain bagian luarnya. Pada bagian dashboard, Anda juga bisa menjumpai berhagai tombol pengaturan fitur yang ditaruh secara ergonomis sehingga mudah dijangkau oleh pengemudi ataupun penumpang samping pengemudi.
Beruntungnya, dashboard sisi bagian penumpang depan juga sudah disematkan dua buah glove box yang dapat dimanfaatkan untuk menaruh berbagai macam barang kebutuhan.
4. Memiliki Mesin Bandel dan Irit
Dapur pacu city car mobil produksi Suzuki satu ini sudah mesin F10A yang terbukti bandel di kelasnya. Ketangguhan mesin dari Karimun Kotak terbukti dari penggunaannya pada Suzuki Katana, Forsa, dan juga Carry 1.0L.
Berdasarkan catatan, mesin tersebut mampu memompa tenaga sampai 56 ps dengan torsi puncak 400 Nm. Tak hanya tangguh di jalanan, mesin Karimun juga tergolong sangat irit bahan bakar. Konsumsi BBM Karimun kotak sendiri tercatat berada dj angka 12 km per liter untuk rute dalam kota. Sedangkan untuk berkendara pada rute luar kota mencapai 17 km per liter.
5. Suspensi yang Nyaman
Sistem suspensi dari Karimun Kotak sendiri juga banyaj memikat para penggunnya. Sebab, Suzuki membekali city car satu ini dengan suspensi dengan bantingan cukup empuk sehingga mobil akan tetap stabil ketika melalui jalanan berkontur.
Sementara penggunaan suspensi MacPherson Strut with coil spring memungkinkan mobil melaju dengan konsisten, terutama ketika melalui tikungan serta permukaan yang tidak rata.
6. Perawatan Suzuki Karimun Terbilang Mudah dan Murah
Anda tak perlu merasa khawatir atau kesulitan dalam memelihara mobil tua ini. Pasalnya, perawatan Karimun Kotak terbilang cukup mudah dan murah. Sebab beberapa jenis suku cadang yang digunakan mempunyai substitusi maupun persamaan dengan sejumlah produk Suzuki lainnya seperti Carry, Katana hingga Forsa.
7. Harga Terjangkau dan Stabil
Suzuki Karimun Kotak bekas bisa Anda dapatka dengan harga Rp40 jutaan, swhingga menjadikannya sebagai salah satu pilihan city car paling murah. Tak sampai di situ, harga jualnya juga cukup stabil.
Kekurangan Suzuki Karimun Kotak
Di samping berbagai kelebihan, Karimun Kotak tentu menyimlan sejumlah kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan. Berikut ini beberapa kekurangannya:
1. Fitur Keselamatan yang Minim
Kekurangan yang pertama dari Karimun Kotak adalah ketersediaan fitur keselamatan yang sangat minim. Sebab, city car lawas tersebut hanya memlunyai seat belt bagi semua penumpang.
Selain itu, sebagai mobil yang diproduksi pada tahun 90-an, Karimun Kotak belum mempunyai fitur modern seperti Anti Lock Braking System serta Airbag. Akan tetapi, kekurangan itu masih menjadi hal yang wajar bagi mobil yang diproduksi di era itu.
2. Terasa Body Roll Saat Bermanuver di Kecepatan Tinggi
Meskipun tergolong stabil saat dipacu dalam kecepatan tinggi di trek yang lurus, namun Anda tetap akan merasakan adanya body roll saat melakukan manuver di kecepatan tinggi dengan mobil ini. Adapun faktor yang menyebabkan body roll pada Karimun Kotak adalah posturnya yang tinggi dan memiliki center of gravity yang kurang baik.
Sebagai informasi, body roll adalah suatu momen ketika mobil terasa miring saat sedang bermanuver di tikungan.
3. Kaki-kaki Suzuki Karimun Kotak Terbilang Ringkih atau Tidak Kuat
Bagian kaki-kaki mobil Karimun Kotak kerap kali mengalami masalah akibat faktor usia. Terutama pada bagian kaki-kaki di bagian depan yang ringkih sehingga lebih mudah rusak. Penyebab utamanya yakni penggunaan material yang kurang kuat sehingga cukup rentan mengalami aus dan rusak. Masalah tersebut kerap membuat Anda melakukan servis atau penggantian suku cadang.
4. Harus Sering Melakukan Tune Up
Dibekali mesin dengan kombusi karburator, membuat Anda harus sering melakukan tune up paling tidak 4 bulan sekali pada Karimun Kotak. Hal tersebut dilakukan agar karburator mobil selalu dalam kondisi yang normal sehingga dapat memberikan performa maksimal.
Ssbaliknya, jika Anda jarang melakukan tune up, tentunya peforma mobil Karimun Kotak menjadi berkurang. Bahkan dapat mengakibatkan konsumsi BBM menjadi lebih boros.
5. Performa Kurang Bagus
Meskipun terkenal bandel dan irit, output tenaga dari mesin Mobil Suzuki Karimun Kotak terbilang sangat kecil. Output yang kecil ini membuat performa mobil kurang optimal ketika membawa beban berat ataupun melewati jalanan yang menanjak.
Tak hanya itu, banyak pengguna yang mengeluhkan akselerasi mobil lambat. Terlebih, Karimun Kotak masih mengandalkan karburator sehingga membuat kurang responsif. Tingkat efisiensinya pun juga tak sebagus sistem injeksi.
6. Spare Part Body Terbilang Mahal dan Langka
Spare part Suzuki Karimun Kotak seperti kaki-kaki atau mesin memang masih tergolong mudah ditemukan. Akan tetapi, tidak dengan part body, kaca ataupun lampu nya. Sebab bagian itu sudah tidak lagi diproduksi, dan untuk memperolehnya pun terbilang sulit.
Demikian informasi seputar plus minus Suzuki Karimun kotak, yang masih jadi incaran karena irit BBM. Pastikan Anda telah mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan sebelum membeli mobil Suzuki Karimun Kotak.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Salah Satu HP Terlaris, Ini 7 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A56
-
Sekelas Karimun tapi Kemewahan ala Jerman! Mobil Bekas Mercedes-Benz Ini Harganya Cuma Rp80 Jutaan
-
Bak Karimun Wagon Kesurupan Avanza, Mobil Mungil Daihatsu Materia Bikin Penasaran
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Alphard 2012: Mobil Bekas Rp 200 Jutaan, Tawarkan Kesan Elegan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
-
Bolehkan Polisi Razia di Jalan Kampung? Cek Aturan dan Syarat Sahnya di Sini!
-
BBM B50 untuk Kendaraan Apa? Ini 5 Mobil Diesel yang Kompatibel