Suara.com - Mobil listrik asal China, BYD Atto 2 dikabarkan segera hadir di indonesia. SUV compact ini diisukan telah terdaftar secara resmidi Indonesia.
Isu ini semakin menguat setelah mobil tersebut meluncur di Malaysia dan diduga kuat terdaftar dalam laman Informasi Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan kode khusus.
Kehadiran BYD Atto 2 diperkirakan akan menjadi pemain baru yang agresif di pasar mobil listrik Tanah Air, terutama di segmen harga yang terjangkau.
Di China, model ini dikenal dengan nama BYD Yuan Up. Varian entry-level dari Yuan Up, yang diberi nama 301km Pilot Edition, dibanderol mulai dari 74.800 yuan atau sekitar Rp 170 jutaan.
Harga ini sangat menarik dan berpotensi besar untuk menggaet konsumen Indonesia yang mencari kendaraan listrik dengan harga terjangkau tanpa mengorbankan fitur.
Dengan dimensi yang cukup kompak, yakni panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, dan tinggi 1.675 mm, serta jarak sumbu roda 2.620 mm, BYD Atto 2 sangat cocok untuk mobilitas di kota-kota besar.
Spesifikasi BYD Atto 2
Dari sisi eksterior, BYD Atto 2 mempertahankan desain modern dengan pilihan warna yang beragam, termasuk dua warna baru, krem dan ungu, melengkapi warna putih, abu-abu, dan hijau.
Daya tarik utama mobil ini tidak hanya terletak pada harganya, tetapi juga pada fitur interiornya yang canggih. Varian 310km Pilot Edition dilengkapi dengan spidometer digital 8,8 inci dan layar kontrol pusat berukuran 10,1 inci.
Baca Juga: Biaya Servis Mobil Listrik BYD Atto 1, Lebih Murah dari LCGC?
Layar ini menjalankan sistem kokpit DiLink 50 BYD yang kaya fitur, mendukung konektivitas jaringan 4G, Bluetooth, WiFi, kontrol jarak jauh, dan pembaruan OTA. Fitur-fitur ini memberikan kemudahan dan kenyamanan ekstra bagi pengemudi dan penumpang.
Kursi pengemudi dapat diatur secara manual enam arah, sementara kursi penumpang depan dapat diatur empat arah, memastikan posisi duduk yang ergonomis.
Selain itu, fitur pendukung lain seperti keyless entry dan pemantauan tekanan ban juga sudah tersedia, menjadikan pengalaman berkendara lebih aman dan praktis.
Dua Varian BYD Atto
BYD Atto 2 hadir dalam dua varian utama dengan spesifikasi motor listrik dan baterai yang berbeda, memberikan opsi yang lebih luas bagi calon pembeli.
Varian entry-level didukung oleh motor permanent magnet synchronous (PMS) dengan tenaga 70 kW dan torsi 180 Nm. Mobil ini menggunakan baterai Blade LFP berkapasitas 32 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 km (CLTC).
Dengan akselerasi 0-100 kpj dalam 12 detik, varian ini ideal untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan. Pengisian cepat dari 30 hingga 80 persen hanya butuh waktu 30 menit.
Untuk performa yang lebih tinggi, tersedia varian 401 km. Varian ini dibekali motor listrik yang lebih bertenaga, yaitu 130 kW dan torsi 290 Nm.
Baterainya juga lebih besar, menggunakan Blade 45,12 kWh, memungkinkan akselerasi 0-100 kpj diselesaikan lebih cepat, hanya dalam 7,9 detik.
Untuk pengisian daya, varian ini dilengkapi dengan pengisi daya onboard AC 7 kW dan mendukung pengisian cepat DC hingga 82 kW, dengan waktu pengisian 30 hingga 80 persen hanya 28 menit.
Kedua varian juga dilengkapi dengan sistem bantuan berkendara yang mumpuni, seperti peringatan tabrakan depan, pengereman darurat otomatis (AEB), adaptive cruise control, traffic jam assist, dan kamera 360 derajat.
Dengan berbagai fitur keselamatan yang lengkap dan spesifikasi yang menarik, BYD Atto 2 diprediksi akan menjadi pesaing tangguh di pasar mobil listrik Indonesia, dengan perkiraan harga sekitar Rp 250 juta - Rp 400 juta. Sayangnya, belum dapat dipastikan kapan BYD Atto 2 hadir di Indonesia, namun besar kemungkinan dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Belum Usai Heboh Atto 1, Kode BYD Atto 2 Sudah Terdaftar di Samsat!
-
Daftar 10 Merek Mobil Terlaris: Suzuki Geser Honda dan Mitsubishi, BYD dan Chery Masuk 10 Besar
-
Spesifikasi dan Harga Xpeng P7, Mobil Listrik yang Ludes 10 Ribu Unit dalam 6 Menit
-
Renault Gandeng Geely Siapkan SUV Listrik Gempur Pasar Asia Tenggara
-
Beda Biaya Operasinal dan Pajak BYD Atto 1 vs VinFast VF3, Gak Sampai Rp 200 Ribu!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026