Harga Rantis Brimob di Indonesia
Mobil rantis Brimob tergolong investasi bernilai tinggi, dengan harga satuan yang tercatat dalam publikasi pengadaan pemerintah mencapai angka miliaran rupiah.
Sebagai gambaran, Maung Pindad versi sipil, yang memiliki spesifikasi lebih sederhana, dibanderol sekitar Rp600 juta per unit. Dengan teknologi dan fitur militer yang lebih kompleks, versi tempurnya tentu memiliki harga yang jauh lebih tinggi.
Menurut informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Polri mengalokasikan dana sebesar Rp199,7 miliar dalam tahun anggaran 2024 untuk pengadaan kendaraan taktis.
Dana tersebut digunakan untuk membeli sejumlah unit rantis dengan beragam tipe dan fungsi operasional.
Polda Metro Jaya tercatat pernah menetapkan pagu anggaran sebesar Rp29,23 miliar untuk pengadaan kendaraan taktis dan operasional Brimob.
Sementara itu, data dari LKPP mengungkap bahwa Polri memiliki setidaknya tujuh unit rantis dengan harga luar biasa tinggi, berkisar antara Rp149,9 miliar hingga Rp203,9 miliar per unit. Jika dijumlahkan, total pengadaan kendaraan tersebut mendekati angka Rp1 triliun.
Perlu diketahui, seluruh pembelian inventaris Polri bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang disusun melalui dokumen perencanaan seperti Standar Biaya Umum dan Standar Biaya Masukan, serta dikelola dengan sistem akuntabilitas keuangan negara.
Dengan kata lain, dana publik dari pajak masyarakat menjadi sumber utama pembiayaan pengadaan tersebut.
Baca Juga: Tragedi Demo Berdarah: Komnas HAM Kejar Keadilan, Periksa 7 Anggota Brimob Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta