- Tips Aman Tidur Dalam Mobil
- Perhatikan Sirkulasi Udara Kabin Mobil
- Disarankan Mematikan Mesin Mobil
Suara.com - Tidur di dalam mobil kerap dilakukan banyak orang, baik saat menempuh perjalanan jauh maupun ketika menunggu di area parkir. Namun yang sering menjadi perbincangan adalah apakah kebiasaan ini aman bagi kesehatan atau justru berisiko membahayakan nyawa.
Dikutip dari Auto2000, tidur di mobil dalam kondisi mesin mati dinilai lebih aman dibandingkan saat mesin menyala. Jika mesin tetap hidup, risiko terpapar karbon monoksida dari gas buang cukup tinggi, terutama di area tertutup. Zat beracun ini dapat masuk ke kabin tanpa disadari dan mengancam keselamatan penumpang.
Meski demikian, tidur di mobil dengan mesin mati juga tidak sepenuhnya aman. Kabin yang tertutup rapat dapat mengurangi sirkulasi udara, sehingga membuat jumlah oksigen menurun. Hal ini bisa menimbulkan sesak napas, pusing, hingga dehidrasi jika dilakukan terlalu lama.
Selain itu jika tidur di mobil dilakukan di tempat umum, bisa berpotensi menimbulkan risiko keamanan karena dapat menjadi sasaran tindak pencurian.
Berikut tips agar istirahat di dalam mobil tetap lebih aman:
Cari Lokasi yang Aman
Sebelum memutuskan tidur di mobil, pastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman. Hindari area sepi atau gelap yang berpotensi rawan tindak kriminal.
Matikan Mesin Mobil
Tidur dengan mesin menyala tidak disarankan karena berisiko menyebabkan keracunan karbon monoksida dari gas buang. Selain itu, mesin yang terus hidup dalam waktu lama juga bisa menyebabkan pemborosan bahan bakar dan mempercepat keausan komponen mobil.
Baca Juga: Auto2000 Beberkan Dominasi Hybrid Toyota, Penjualan Zenix dan Yaris Cross Tembus 80 Persen
Atur Ventilasi Udara
Sedikit membuka kaca mobil dapat membantu menjaga aliran udara agar kabin tidak pengap. Namun, pengemudi juga harus memastikan bukaan tidak terlalu lebar agar tetap aman dan terhindar dari masuknya air hujan.
Gunakan Alat Tambahan
Perangkat pendukung seperti kipas portable bertenaga baterai bisa dimanfaatkan untuk membantu menjaga sirkulasi udara di dalam mobil.
Batasi Waktu Tidur
Tidur di dalam mobil sebaiknya hanya digunakan untuk istirahat singkat atau power nap, sekitar 15–30 menit. Tidur terlalu lama dalam ruang tertutup berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, seperti kekurangan oksigen dan dehidrasi.
Dengan memperhatikan langkah-langkah tersebut, pengendara diharapkan untuk tetap bijak dan waspada jika harus beristirahat di dalam mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?