- Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid memimpin penjualan mobil hybrid di Indonesia sepanjang Februari 2026 dengan 2.133 unit.
- Suzuki XL7 Hybrid dan Honda HR-V e:HEV menunjukkan lonjakan penjualan signifikan menduduki posisi kedua dan ketiga.
- Data wholesales Gaikindo menunjukkan adanya pergeseran peringkat, dengan Toyota Veloz Hybrid langsung masuk daftar sepuluh besar.
Suara.com - Penjualan mobil hybrid di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Dari sejumlah model yang dipasarkan di Tanah Air, setidaknya terdapat sepuluh model yang paling diminati sepanjang Februari 2026.
Berdasarkan data wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejumlah pabrikan mencatat capaian positif sepanjang bulan tersebut.
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid terpantau masih mempertahankan posisinya sebagai mobil hybrid paling diminati.
Pada Februari 2026, Innova Zenix Hybrid membukukan 2.133 unit. Angka ini turun tipis dari Januari yang mencatat 2.143 unit, namun tetap berada jauh di atas model hybrid lainnya.
Perubahan signifikan juga terjadi di posisi kedua. Suzuki XL7 Hybrid mencatat lonjakan tajam dari 629 unit pada Januari menjadi 1.253 unit pada Februari.
Di bawahnya, Honda HR-V e:HEV juga mengalami kenaikan besar. Model ini naik dari 229 unit menjadi 714 unit. Capaian ini membuatnya menggeser Chery Tiggo Cross CSH dan Toyota Yaris Cross yang sebelumnya berada di tiga besar.
Sementara, Toyota Veloz Hybrid sebagai salah satu pendatang baru juga langsung mencuri perhatian. Model ini mencatatkan angka 484 unit yang cukup untuk menggeser Suzuki Fronx Hybrid dari posisi tengah.
Hal menarik juga datang dari pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai. Pada Februari 2026, Hyundai Palisade Hybrid yang harganya mulai dari Rp1,1 miliar justru mencatat distribusi lebih tinggi dibanding beberapa model yang jauh lebih terjangkau.
Palisade Hybrid berhasil membukukan 208 unit, naik signifikan dari hanya 64 unit pada Januari. Sementara, model lainnya seperti Santa Fe Hybrid berada di bawahnya dengan raihan 99 unit.
Baca Juga: Tren Mobil Hybrid Meningkat Jetour T2 PHEV Siap Jadi Pendatang Baru di Pertengahan Tahun
Sebaliknya, Toyota Alphard HEV yang sebelumnya masuk 10 besar pada Januari, kini tidak lagi terlihat dalam daftar.
Berikut daftar lengkap mobil hybrid terlaris pada Februari 2026:
10 Mobil Hybrid Terlaris Februari 2026 (Wholesales)
1. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid: 2.133 unit
2. Suzuki XL7 Hybrid: 1.253 unit
3. Honda HR-V e:HEV: 714 unit
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026
-
5 Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater untuk Jangka Panjang
-
Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
-
Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China