Otomotif / Mobil
Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:50 WIB
Honda Civic Wonder. (Drive Place)

2. Cek Harga Pasar Kendaraan Bekas

Selain NJKB, Anda juga bisa melihat harga pasar kendaraan bekas untuk mengetahui estimasi nilai kendaraan saat ini. Cara ini cukup relevan terutama jika kendaraan sudah digunakan cukup lama dan mengalami penurunan nilai yang signifikan.

Dengan mengunjungi marketplace otomotif atau dealer kendaraan bekas, Anda dapat membandingkan harga kendaraan dengan merek, tipe, tahun, dan kondisi yang serupa.

Dari perbandingan tersebut, Anda bisa mendapatkan gambaran nilai pasar yang cukup realistis. Namun, karena harga pasar bisa berubah-ubah tergantung kondisi dan lokasi, hasilnya sebaiknya digunakan sebagai referensi tambahan.

3. Gunakan Pendekatan Nilai Wajar

Dalam praktiknya, penggunaan nilai wajar juga diperbolehkan dalam pelaporan pajak. Nilai wajar adalah nilai yang mencerminkan kondisi kendaraan saat ini, biasanya berada di antara harga beli dan harga pasar. Pendekatan ini sering digunakan jika kendaraan sudah cukup lama dimiliki atau jika tidak ada data pembelian yang jelas.

Misalnya, kendaraan yang dibeli beberapa tahun lalu dengan harga tinggi tentu mengalami penyusutan nilai. Dengan mempertimbangkan usia dan kondisi kendaraan, Anda dapat memperkirakan nilai yang lebih realistis dan masuk akal untuk dilaporkan. Pendekatan ini membantu menjaga agar data harta tetap relevan dengan kondisi sebenarnya.

4. Konsistensi Lebih Penting daripada Akurasi Sempurna

Dalam pelaporan Coretax, konsistensi menjadi hal yang lebih penting dibandingkan akurasi yang terlalu detail. Artinya, selama nilai yang dilaporkan masih wajar dan tidak berubah secara drastis tanpa alasan yang jelas, maka hal tersebut umumnya dapat diterima.

Baca Juga: Apakah Motor Wajib Dilaporkan Ke Coretax? Begini Efeknya Jika Tidak Input Data

Perubahan nilai yang terlalu signifikan dari tahun ke tahun justru bisa menimbulkan pertanyaan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan metode penilaian yang sama secara konsisten agar data yang dilaporkan terlihat logis dan dapat dipercaya.

5. Jika Memungkinkan Simpan Dokumen Pembelian

Agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaporan nilai kendaraan, sebaiknya Anda menyimpan dokumen pembelian sejak awal sebagai referensi utama. Selain itu, membandingkan nilai dengan NJKB atau harga pasar juga bisa membantu memastikan bahwa angka yang digunakan masih relevan.

Jika memang harus menggunakan estimasi, pastikan nilainya masih masuk akal dan tidak terlalu jauh dari kondisi sebenarnya. Dengan pendekatan yang hati-hati dan konsisten, Anda dapat melaporkan nilai kendaraan dengan lebih percaya diri tanpa khawatir menimbulkan masalah di kemudian hari.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Load More