Suara.com - Sebagian besar orang jelas memiliki perhatian besar pada mobil kesayangannya. Tidak hanya dirawat agar memberikan performa optimal, perawatan fisiknya juga penting untuk dilakukan.
Untuk membantu Anda dalam hal ini, Anda bisa mendapatkan penjelasan jenis dan rekomendasi compound mobil yang bagus untuk hilangkan baret.
Baret yang muncul pada bodi mobil terjadi karena gesekan pada suatu benda dengan permukaan kasar atau tajam dengan tekanan tertentu. Selama tidak terlalu dalam, baret halus ini masih dapat diatasi dengan compound.
Namun agar menggunakan produk yang tepat, Anda perlu tahu jenis produk apa yang harus digunakan pada kondisi baret yang ada pada bodi mobil.
Jenis Compound sesuai Kondisi Baret
Secara umum terdapat tiga jenis produk compound yang bisa digunakan. Ketiganya dibedakan berdasarkan warna dan fungsinya, yakni compound merah, putih, dan compound halus.
Sedikit penjelasannya adalah sebagai berikut.
1. Compound Merah
Merupakan jenis dengan tingkatan abrasif tinggi. Produknya dapat mengikis cat, dan biasa digunakan untuk mengatasi baret pada bodi mobil dengan tingkatan parah. Anda juga dapat menggunakannya di kaca mobil dengan bantuan mesin poles yang sesuai.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Ban Soft Compound Ring 14 yang Cocok untuk Pemakaian Harian
2. Compound Halus
Jenis ini memiliki tingkat abrasif yang rendah. Compound halus sering digunakan oleh masyarakat dan berbagai jenis bengkel, untuk bodi mobil yang pernah terserempet atau terkena benda tumpul dan mengalami baret halus.
3. Compound Putih
Produk compound putih digunakan untuk baret pada mobil yang Anda miliki. Jelas tingkat abrasifnya tidak setinggi compound merah. Produk ini relatif lebih sering digunakan setelah compound halus, untuk menyempurnakan sisa baret yang masih belum teratasi.
Lalu Apa Saja Rekomendasi Produknya?
Jika berbicara tentang rekomendasi produk, akan selalu kembali pada kebutuhan Anda. Beberapa brand di bawah ini dikenal menawarkan produk yang unggul untuk urusan compound berbagai jenis, dan bisa jadi acuan untuk digunakan.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Ban Soft Compound Ring 14 yang Cocok untuk Pemakaian Harian
-
Terpopuler: Tunggangan Unik Supra Erick Thohir hingga Trik Hilangkan Baret
-
7 Trik Menghilangkan Baret Mobil dan Motor, Hasilnya Mulus Tanpa ke Bengkel
-
Ketika Prabowo Dikritik Senior Baret Merah: Kalau Jumlahnya Terlalu Besar bukan Pasukan Khusus Lagi
-
Selamat Tinggal Baret! 3 Trik Jitu Kembalikan Kilau pada Mobil Hitam
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
-
4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin
-
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?
-
Aprilia X 250TH Motor Edisi Terbatas yang Punya Teknologi Pengereman Setara Tunggangan Jorge Martin
-
Anomali Shell di Kala Harga BBM Pertamina Tetap, Nilainya Jadi Nol
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3, Cocok untuk Mobilitas Harian Jarak Dekat
-
Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar
-
Penjualan Mobil Tembus 81.159 Unit, Mendag Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga
-
Isuzu Siapkan Kejutan Varian Baru di Pameran Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2026
-
Berapa Harga Pertalite Jika Tidak Disubsidi? Ini Sejarah Kenaikan BBM