Otomotif / Mobil
Minggu, 19 April 2026 | 11:41 WIB
Ilustrasi warna mobil. (OLX)
Baca 10 detik
  • Pemilihan warna mobil memengaruhi suhu kabin dan beban kerja kompresor AC kendaraan.
  • Warna terang seperti putih, silver, dan abu-abu muda efektif memantulkan panas matahari dibandingkan warna gelap.
  • Penggunaan warna mobil terang menjaga suhu tetap sejuk, menghemat konsumsi bahan bakar, dan melindungi komponen interior.

Semakin terang tone warna abu-abu yang dipilih, semakin baik kemampuannya dalam memantulkan panas.

Warna ini sangat populer bagi kaum urban karena terlihat tidak cepat terlihat kotor saat terkena cipratan air hujan.

Mengapa Warna Gelap Harus Dihindari Saat Cuaca Panas?

Kebalikan dari warna terang, warna-warna gelap seperti hitam, biru tua, atau abu-abu tua (charcoal) memiliki sifat menyerap cahaya.

Sinar matahari yang diserap akan diubah menjadi energi panas yang kemudian merambat ke dalam kabin melalui material bodi mobil.

Berdasarkan data dari Toyota Astra, perbedaan suhu bodi mobil warna hitam dan putih saat dijemur di bawah matahari bisa mencapai selisih yang sangat signifikan.

Dampak jangka panjangnya adalah:

Beban AC Meningkat: AC harus bekerja pada level maksimal secara terus-menerus.

Komponen Interior Cepat Rusak: Suhu panas yang ekstrem di dalam kabin dapat mempercepat kerusakan material plastik, kulit jok, dan komponen elektronik di dashboard.

Baca Juga: Diskon Pajak Tak Lagi Rp0 : Benarkah Tarif Mobil Listrik Kini Setara Kendaraan Bensin?

Boros BBM: Karena mesin harus memutar kompresor AC lebih kuat, konsumsi bahan bakar pun meningkat.

Memilih warna mobil adalah investasi jangka panjang. Jika Anda tinggal di wilayah dengan suhu rata-rata yang tinggi atau sering memarkir kendaraan di tempat terbuka, memilih warna-warna di atas lebih direkomendasikan.

Load More