Otomotif / Motor
Rabu, 22 April 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi nge-charge motor listrik di rumah. (Gemini AI)

Suara.com - Tren kendaraan listrik saat ini tengah populer di Indonesia. Hal ini ditandai dengan banyaknya mobil dan motor listrik yang makin banyak berseliweran di jalanan.

Hal ini sekaligus menjadi pertanda bahwa masyarakat Indonesia kini lebih sadar dan peduli akan lingkungan, dan inginkan kendaraan yang praktis serta irit biaya operasional.

Beberapa aplikasi layanan jasa antar penumpang atau ojek online kini sudah menggunakan motor listrik agar dapat menekan biaya operasional secara signifikan, ini otomatis akan meningkatkan pendapatan pengemudi.

Banyak pengguna motor di Indonesia beralih ke motor listrik, selain hemat biaya operasional, menggunakan motor listrik lebih nyaman serta minim biaya perawatan.

Mengingat sudah banyaknya pengguna motor listrik di Indonesia, Pemerintah dalam hal ini PLN menyediakan fasiltas mengisian daya baterai atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di berbagai kota.

Biasanya, SPKLU berada di titik-titik strategis seperti di kantor PLN terdekat, pusat perbelanjaan, rest area tol. Sayangnya ngecas motor listrik di tempat umum biasanya menimbulkan antri panjang, terutama di jam-jam sibuk.

Alternatifnya, Anda bisa melakukan pengisian daya baterai di rumah. Namun, ada pertanyaan yang umumnya sering dipertanyakan pengguna mengenai minimal daya listrik rumah untuk cas motor listrik?

Hal ini penting untuk Anda pahami agar penggunan listrik rumah Anda tetap efisien dan aman, mobilitas Anda sehari-hari juga lancar tanpa terganggu kendala teknis.

Minimal Daya Listrik Rumah untuk Cas Motor Listrik

Ilustrasi motor listrik. (Google AI Studio)

Sebetulnya berbicara mengenai berapa minimal daya listrik rumah untuk cas motor listrik, jawabannya tentu sangat beragam.

Baca Juga: 5 Negara Beri Diskon Gila Saat Indonesia Mulai Tarik Pajak Mobil Listrik

Biasanya 450 watt hingga 2.000 watt sudah bisa dipakai cas motor, tergantung pada jenis motor, kapasitas baterai, dan tipe charger.

Supaya lebih jelas, sebaiknya ketahui lebih detail kapasitas baterai di bawah ini, supaya listrik di rumah tidak terganggu.

1. Charger 500-1.00 watt

Jenis charger ini biasanya dipakai sepeda motor listrik kecil dan sedang . Daya listrik yang dibutuhkan adalah sebesar 900 VA atau 1.300 VA.

Waktu pengisian yang dibutuhkan sekitar 4-5 jam untuk isi baterai sampai penuh.

2. Charger 1.000-2.000 Watt

Tipe baterai ini biasanya digunakan untuk motor listrik dengan daya lebih besar. Waktu pengisiannya lebih singkat, sekitar 3-5 jam sampai penuh.

Daya listrik yang diperlukan lebih dari 1.300 VA

3. Gunakan Fast Charging

Teknologi pengisian daya fast charging hanya terdapat pada motor listrik premium. Dengan teknologi ini memungkinkan kendaraan listrik terisi lebih cepat daripada menggunakan charger pengisian daya standar.

Kebutuhan daya rumah minimal sebsar 2.200-3.500 VA.

Cara Menghitung Kebutuhan Daya Listrik

Contoh, Anda menggunakan motor listrik merk A dengan kapasitas baterai 400 watt, sementara daya watt di rumah 900 VA.

Total daya yang bisa digunakan di rumah untuk peralatan elektronik sebesar 720 watt. Maka, jika dipakai untuk cas motor listrik merk A yang berdaya 400 watt, masih menyisakan 320 watt untuk perangkat listrik lainnya.

Namun, jika rumah dengan daya 900 watt digunakan untuk cas motor listrik merk B dengan kapasitas baterai 576 watt, maka masih menyisakan 144 watt.

Untuk itu, sebaiknya daya rumah dinaikan menjadi 1.300 watt.

Tips Mengecas Motor Listrik di Rumah

Salah satu kendala cas motor listrik di rumah adalah daya listriknya terbatas, sedangkan peralatan listrik di rumah banyak. Jika overload listrik bisa turun atau mati.

Berikut beberpa tips nge-cas motor listrik di rumah:

1. Cas Malam Hari

Lakukan pengisian daya pada malam hari atau di luar jam sibuk. Pada jam sibuk, kemungkinan ada banyak perangkat elektronik yang digunakan seperti mesin cuci, TV, dan lainnya.

2. Gunakan Bergantian

Jika memang ingin mengisi daya pada siang hari, matikan terlebih dahulu beberapa perangkat listrik lainnya untuk mengurangi beban.

3. Periksa Instalasi Listrik

Periksa instalasi listrik rumah untuk memastikan tidak ada sambungan yang longgar atau aus. Hal tersebut dapat menyebabkan aliran listrik tidak stabil.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More