Suara.com - BYD Atto 1 yang sebelumnya menjadi pilihan ekonomis kini tak lagi 'kebal pajak'.
Pasalnya, mobil listrik kini tak lagi bebas dari pajak usai perubahan signifikan melalui Permendagri Nomor 11 Tahun 2026.
Sebelumnya, pemilik kendaraan listrik (BEV) menikmati pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB) alias nol rupiah.
Namun, dalam regulasi terbaru ini, mobil listrik resmi menjadi objek pajak daerah.
Meskipun statusnya kini berbayar, pemerintah tidak serta-merta menghapus dukungan.
Besaran pajak kini ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing dengan tetap membuka ruang untuk insentif atau pengurangan tarif.
Skema penghitungannya menggunakan variabel Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan bobot kendaraan.
Mari hitung bersama taksiran pajak BYD Atto 1.
Hitung-hitungan pajak BYD Atto 1: Masih murah meriah?
Baca Juga: Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target
Berdasarkan Permendagri Nomor 11 Tahun 2026, mobil listrik seperti BYD Atto 1 kini dikenakan PKB setelah sebelumnya bebas pajak.
Taksiran pajaknya tidak lagi nol rupiah, melainkan mengikuti rumus NJKB dikalikan bobot koefisien dan tarif pajak daerah.
Untuk BYD Atto 1, yang di pasar global lebih dikenal sebagai BYD Dolphin, taksiran pajaknya tentu lebih rendah dibandingkan tipe di atasnya karena nilai jual yang lebih terjangkau.
Berdasarkan aturan 2026, jika mengacu pada estimasi NJKB sekitar Rp260.000.000 hingga Rp310.000.000, maka rinciannya sebagai berikut.
- PKB Dasar: Estimasi Rp2.700.000 hingga Rp3.500.000 per tahun (asumsi tarif 1%–1,5% dikalikan bobot koefisien).
- SWDKLLJ: Tetap di angka Rp143.000.
- Total Bayar: Taksiran kewajiban tahunan berkisar Rp2,9 juta hingga Rp3,7 juta.
Perhitungan ini bersifat estimasi kasar karena setiap daerah memiliki kebijakan tarif pajak progresif dan besaran insentif yang berbeda-beda.
Dibandingkan mobil bensin sekelasnya, angka ini masih memberikan penghematan biaya operasional yang cukup terasa.
Berita Terkait
-
Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target
-
Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal
-
Nasib Insentif Kendaraan Listrik Kini Bergantung Penuh Pada Kemauan Pemerintah Daerah
-
Penjualan Kendaraan Listrik di Indonesia Perlahan Mulai Geser Dominasi Mesin Konvensional
-
Spesifikasi Wuling Eksion 2026 Lengkap dengan Harga, SUV Hybrid EV 7 Seater Cocok Buat Keluarga
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri
-
Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online
-
6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat
-
Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor
-
Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda
-
Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall
-
Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM
-
Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap
-
Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya
-
Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor