Otomotif / Mobil
Selasa, 26 Mei 2026 | 13:06 WIB
Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Meski ada konflik geopolitik global, Pertamina menjaga harga BBM tetap stabil menjelang Idul Adha.
  • Harga BBM belum mengalami perubahan sama sekali sejak penyesuaian terakhir pada 4 Mei 2026.
  • Harga BBM subsidi seragam di seluruh Indonesia, sementara BBM nonsubsidi bervariasi bergantung pada provinsi.

Suara.com - Kondisi geopolitik dunia sedang tidak baik-baik saja. Secara logika, ancaman krisis pasokan ini seharusnya membuat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri melambung tinggi dan mencekik pengeluaran harian kita.

Namun, ada kabar yang cukup membuat kaget (sekaligus melegakan) bagi para pemilik kendaraan motor dan mobil di Tanah Air.

Meski dunia sedang dilanda ketidakpastian harga minyak mentah, PT Pertamina (Persero) mengambil langkah berani dengan menahan harga BBM tetap stabil menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha. Pembaruan harga terakhir kali dilakukan pada 4 Mei 2026, dan hingga akhir Mei ini, harga tersebut belum berubah.

Penasaran berapa harga yang harus kamu bayar saat mengisi tangki kendaraanmu hari ini?

Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina terbaru per Mei 2026 yang berlaku secara umum di pulau Jawa (termasuk DKI Jakarta) dan Bali, serta kisaran harga tertingginya di luar Jawa:

Pulau Sumatera

1. Provinsi Aceh

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.350/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 28.500/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.500/liter

2. Free Trade Zone (FTZ) Sabang

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 11.550/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 24.400/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 11.450/liter

3. Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Lampung (Harga Sama)

Baca Juga: PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.350/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 28.500/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.500/liter

4. Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau (Harga Sama)

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.750/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 27.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp 29.100/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.800/liter

Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

1. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur (Harga Sama)

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.900/liter
  • Pertamax Green 95: Rp 12.900/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.000/liter
  • Pertamina Dex: Rp 27.900/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.200/liter

2. Bali & Nusa Tenggara Barat (NTB) (Harga Sama)

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.900/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.000/liter
  • Pertamina Dex: Rp 27.900/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.200/liter

3. Nusa Tenggara Timur (NTT)

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.350/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 28.500/liter
  • Biosolar Non-subsidi: Rp 26.500/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.500/liter

Pulau Kalimantan

Load More