- Kenaikan harga Pertamax per 10 Juni 2026 meningkatkan minat masyarakat beralih ke Pertalite subsidi melalui pendaftaran program Subsidi Tepat.
- Banyak pendaftar mengalami kegagalan verifikasi akibat kualitas unggahan dokumen yang buram, terpotong, serta format file yang tidak sesuai ketentuan.
- Pengguna wajib memastikan kejelasan foto KTP dan pelat nomor kendaraan agar QR Code dapat diterbitkan untuk pembelian BBM bersubsidi.
Suara.com - Kenaikan harga BBM nonsubsidi membuat sebagian masyarakat mulai mencari alternatif bahan bakar yang lebih terjangkau. Banyak orang berbondong-bondong mendaftar QR Barcode Subsidi Tepat namun menghadapi masalah pendaftaran gagal.
Per 10 Juni 2026, harga Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter. Kondisi tersebut mendorong banyak pemilik kendaraan untuk kembali mempertimbangkan penggunaan Pertalite yang harganya masih mendapat subsidi pemerintah.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap Pertalite berimbas pada bertambahnya jumlah pendaftar Program Subsidi Tepat MyPertamina.
Program ini menjadi syarat bagi sebagian konsumen untuk memperoleh QR Code yang digunakan saat membeli BBM subsidi di SPBU.
Namun, tidak sedikit pengguna yang mengeluhkan proses pendaftaran yang gagal berulang kali. Sebagian bahkan harus mengunggah dokumen berkali-kali karena status verifikasi tidak kunjung disetujui oleh sistem.
Cara Daftar Subsidi Tepat di MyPertamina
Pendaftaran Subsidi Tepat dilakukan secara daring melalui platform MyPertamina atau situs resmi Subsidi Tepat.
Langkah pertama adalah membuat akun dengan mengisi data diri, seperti nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon aktif, dan alamat email.
Setelah registrasi selesai, pengguna harus melakukan aktivasi akun melalui tautan yang dikirim ke email. Setelah akun aktif, pengguna dapat masuk kembali menggunakan NIK dan kata sandi yang telah dibuat.
Tahapan berikutnya adalah mengunggah dokumen pendukung untuk proses verifikasi kendaraan. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
Baca Juga: Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
- Foto KTP yang jelas dan mudah dibaca.
- Foto STNK asli bagian depan dan belakang.
- Foto bukti pembayaran pajak kendaraan atau PKB.
- Foto kendaraan tampak depan dan samping.
- Foto nomor polisi kendaraan yang terlihat jelas.
Setelah seluruh dokumen diunggah, sistem Pertamina akan melakukan proses verifikasi. Waktu verifikasi dapat berlangsung hingga maksimal 14 hari kerja.
Jika seluruh data dinyatakan sesuai, pengguna akan memperoleh QR Code yang dapat diunduh atau dicetak. QR Code tersebut nantinya digunakan saat melakukan pembelian Pertalite maupun Solar subsidi di SPBU.
Kenapa Pendaftaran Barcode MyPertamina Gagal Terus?
Berdasarkan keterangan resmi PT Pertamina Patra Niaga, terdapat beberapa penyebab yang paling sering membuat pendaftaran QR Code Subsidi Tepat gagal.
1. Foto KTP Buram atau Resolusinya Rendah
Masalah yang paling sering ditemukan adalah kualitas foto KTP yang kurang baik. Sistem verifikasi membutuhkan gambar yang tajam agar seluruh data kependudukan dapat terbaca dengan jelas.
Jika foto terlihat buram, pecah, atau terlalu gelap, sistem akan kesulitan mencocokkan data sehingga verifikasi berpotensi ditolak.
Untuk mengatasinya, pastikan foto KTP diambil dalam kondisi terang, fokus, dan seluruh tulisan pada kartu identitas dapat dibaca dengan jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?
-
Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?
-
Harga Pertamax Terbang, Publik Meradang: Begini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina
-
Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni
-
Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar
-
Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride
-
Aldi Satya Mahendra Tantang Elite Dunia di Misano Demi Amankan Posisi Klasemen
-
Harga Xpander Cross Juni 2026 Naik Rp3 Juta, Cek Spesifikasi Lengkapnya
-
Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China
-
Performa GR Yaris Rally2 Bawa Ryan Nirwan Selangkah Lagi Jadi Juara Nasional