- Masyarakat perkotaan di Indonesia beralih menggunakan motor listrik untuk mengatasi fluktuasi harga bahan bakar minyak dan polusi udara.
- Pemerintah memberikan insentif pajak dan subsidi potongan harga sehingga membuat harga motor listrik semakin bersaing dengan kendaraan konvensional.
- Berbagai merek seperti Indomobil, Yadea, United, Polytron, dan Honda menawarkan pilihan motor listrik dengan keunggulan spesifikasi serta harga beragam.
2. Yadea Velax
Yadea menawarkan variasi harga yang cukup lebar untuk model ini, mulai dari Rp23,6 juta untuk varian H hingga Rp39,8 juta untuk varian U yang lebih premium.
Kapasitas mesinnya berkisar antara 2.000 Watt hingga 3.000 Watt dengan daya puncak 4,9 kW pada varian tertingginya. Pajak tahunannya pun sangat terjangkau di kisaran puluhan ribu rupiah saja.
Nilai plus dari Yadea Velax adalah jarak tempuhnya yang cukup menjanjikan hingga 130 km dan adanya konektivitas aplikasi untuk fitur pelacakan GPS.
Sisi minusnya adalah harga varian U yang menyentuh angka Rp39 jutaan mungkin terasa cukup tinggi bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas.
3. United TX1800
United TX1800 dipasarkan dengan harga yang cukup kompetitif, yakni sekitar Rp18,19 juta untuk wilayah OTR Jakarta.
Motor ini dibekali dengan kapasitas mesin 2.000 Watt yang mampu menghasilkan torsi 106 Nm, cukup untuk kebutuhan komuter perkotaan. Biaya pajak tahunannya tetap mengikuti skema motor listrik yang sangat murah.
Keunggulan utama motor ini terletak pada fitur fast charging yang diklaim mampu mengisi daya hingga 80 persen hanya dalam waktu 1,5 jam saja.
Baca Juga: 6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik
Namun, jarak tempuhnya yang hanya berkisar 65 km mungkin menjadi catatan bagi Anda yang harus menempuh rute lintas kota setiap harinya.
Polytron memberikan fleksibilitas tinggi dengan dua skema harga, yaitu beli putus dengan baterai seharga Rp28,8 juta atau sistem sewa baterai (BaaS) dengan harga unit hanya Rp16,8 juta saja.
Kapasitas mesin puncaknya sangat impresif di angka 6.409 Watt dengan motor utama 3.000 Watt.
Pajak tahunannya berada di kisaran harga standar motor listrik lainnya. Kelebihan utamanya adalah fitur Cruise Control dan Hill Start Assist yang sangat membantu di perjalanan jauh, ditambah jarak tempuh mencapai 130 km.
Minusnya, bagi yang memilih skema sewa baterai, terdapat biaya langganan bulanan sekitar Rp200 ribu yang harus dibayarkan terus-menerus.
5. Honda ICON e:
Raksasa otomotif Honda juga meramaikan pasar melalui ICON e: yang dijual dengan harga sekitar Rp28 juta.
Kapasitas mesinnya berada di angka 1,81 kW dengan torsi 85 Nm, menjadikannya motor yang pas untuk penggunaan jarak dekat.
Pajak tahunannya sangat ekonomis layaknya motor listrik lain di kelasnya.
Nilai plus utamanya adalah nama besar Honda yang menjamin kemudahan servis serta baterai yang dapat dilepas untuk pengisian daya yang lebih fleksibel.
Namun, dengan jarak tempuh hanya 53 km dan kecepatan maksimal 55 km/jam, motor ini kurang cocok bagi Anda yang mencari kecepatan tinggi atau mobilitas antar-wilayah yang intens.
Berita Terkait
-
6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik
-
Dirut Pindad Beri Bocoran Motor Listrik Prabowo: Diluncurkan 13 Agustus
-
Misteri Motor Listrik Murah Yamaha Sedikit Terkuak, Mirip Gear Ultima Versi Rajin Ngegym
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali
-
Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi
-
Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru
-
Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?
-
Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?
-
Bedak Padat Pixy untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Cek Rekomendasi Shade Ini Biar Nggak Abu-abu
-
Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara, Prioritaskan Pasokan PLN dan Industri Dalam Negeri
-
Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT