SuaraPekanbaru.id- Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama jajaran terkait melakukan pemusnahan terhadap tas, sepatu dan pakaian yang semuanya bekas impor yang berhasil disita oleh pihak apparat berwenang.
Mendag Zulhas memimpin pengungkapan dan pemusnahan terhadap barang-barang tersebut, di Terminal Type A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Jumat (17/3/2023).
Terdapat enam truk barang bekas impor, yang berhasil disita oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan.
Dari semua total barang sitaan tersebut berjumlah 730 bal.
"Gudang di Jalan Bina Widya sementara distributor dari Batam," kata Zulkifli Hasan.
Terlihat ada enam unit truk yang berisi barang-barang bekar terparkir di depan Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru itu.
Dari enam truk tersebut berisi barang bekas yang merupakan hasil dari tangkapan Kementrian Perdagangan RI dan sejumlah instansi lainnya seperti Polri dan beberapa pihak terkait.
"Kita mengajak media agar barang bekas tidak diperbolehkan impor barang bekas. Ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh aparat," ungkap Zulhas.
Sebagai informasi, tren thrifting atau belanja baju bekas impor kini menjadi salah satu perhatian dari pemerintah.
Sebelumnya Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan juga sempat mengatakan kalau praktik impor baju bekas dinilai bisa merugikan untuk para pelaku industri fashion yang ada di dalam negeri terkhusus untuk para UMKM. Selain itu ada alasan kesehatan yang menjadi alasan pemerintah melarang hal tersebut.
"Ini merugikan UMKM selain itu bawa penyakit. Rata-rata yang bekas ini jamuran, namanya juga bekas. bekas orang dari mana-mana itu kan riskan," ucap Zulhas ketika Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (15/3) kemarin.
Maka dari itu Zulhas mengatakan pihaknya, akan kembali memusnahkan baju bekas impor ilegal yang ada di sejumlah wilayah. Sudah ada dua wilayah, yang akan dilakukan untuk memusnahkan baju impor bekas. Daerah tersebut adalah Pekanbaru, Riau dan Mojokertio. Totalnya mencapai Rp 20 miliar.
"Saya besok tanggal 17 saya ke Riau, Pekanbaru itu lebih dari Rp 10 miliar kami akan musnahkan. Kemudian tanggal 21 kami akan musnahkan di Mojokerto. Itu juga lebih dari Rp 10 miliar, hampir 900 bal," ungkapnya.
"Kami ini jalan tikusnya banyak sekali, Banyak betul, ini tidak masuk dari pelabuhan utama. Tentu perlu kerja sama dengan para Pemda, dan laporan masyarakat sangat diperlukan," lanjutnya menambahkan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tragedi Maut di Batu Bara: Mabuk dan Ancam Bakar Istri, Suriyono Tewas dalam Kebakaran Rukonya
-
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
-
Mukhlisin Resmi Pimpin Kuansing Pasca OTT Bupati Suhardiman Amby
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 3 Juli 2026, Hari Penuh Peluang Baru
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen