SUARA PEKANBARU - Tasyi Athasyia baru -baru ini menggelar konferensi pers terkait permasalahannya dengan seorang karyawan.
Pasalnya seorang karyawan nyatakan mendapatkan ancaman hingga diberi bayaran yang tidak sesuai dengan seharusnya, sempat viral di berbagai media sosial.
Ditemani pengacaranya, Tasyi Athasyia membeberkan penjelasan mengenai pembelajarannya terkait tuntutan yang diajukan karyawannya tersebut.
Dilansir dari unggahan YouTube Kabar Populer pada Rabu (28/6/2023) dalam sesi tanya jawab, terjadi sebuah momen menegangkan.
Dimana Tasyi berkali-kali mencoba memotong pertanyaan wartawan yang dilontarkan untuk dirinya.
Awalnya wartawan tersebut mengajukan pertanyaan dengan sopan terkait dugaan pemaksaan.
Namun belum selesai wartawan menjelaskan, Tasyi Athasyia langsung memotongnya.
Beberapa kali wartawan tersebut berusaha untuk mencoba menyelesaikan pertanyaannya.
Namun lagi-lagi pertanyaan tersebut dipotong dan disanggah saudara kembar Tasya Farasya tersebut.
Baca Juga: 5 Bumbu Marinasi Sate Daging Sapi Sebelum Dibakar, Empuk dan Lezat
"Bohong bohong. Saya bahkan ada salah satu yang nggak saya undang datang sendiri. Cukup kebohongan itu mas, Cukup. Cukup bikin statement, kita yang menekan orang," sanggah Tasyi memotong pertanyaan wartawan.
"Mas kalau dengarin saya dari awal, tidak akan bertanya itu lagi. Mas kalau mau dengar yang fakta, bukan asumsi udah nggak bakal nanya lagi, karena disini nanyanya fakta bukan asumsi."
Pembantahan yang diajukan Tasyi mendapatkan banyak komentar dari netizen.
Mereka beranggapan kebiasaan suka memotong ucapan orang lain sudah menjadi cerminan dan kebiasaan.
Sehingga wajar saja jika karyawan tidak bertah bekerja dengannya. Cerminannya bisa diliat saat tidak bisa menghargai pertanyaan dari wartawan.
"Nah tahu kan alasan mantan karyawannya kenapa nggak mau ketamu, takut banget," imbuh salah satu netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan
-
Prabowo Beri Bahlil 1 Minggu untuk Evaluasi Tambang Ilegal
-
1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Prabowo: Krisis Dunia Jadi Peluang Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam
-
Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?
-
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat