SUARA PEKANBARU - Memiliki bangunan yang megah, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun ternyata bayar listrik yang paling termahal di Kabupaten Indramayu.
Membuat Ponpes Al Zaytun menjadi perhatian publik. Terutama pada masyarakat di Indramayu, karena total pengeluaran untuk bayaran listriknya sangat fantastis.
Hal ini diungkap langsung oleh mantan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Lucky Hakim saat cerita tentang Ponpes Al Zaytun.
Lucky Hakim membeberkan pengalamannya selama dua hari berkunjung ke Ponpes Al Zaytun di podcast YouTube Uya Kuya TV pada Jumat (7/7/2023).
"Bayaran listriknya paling mahal se-Indramayu, dari Al Zaytun," ungkap Lucky Hakim ke Uya Kuya.
Berdasarkan pengakuannya, ia menyebut jumlah total bayaran listriknya menurut data dari PLN bisa mencapai Rp170 juta dalam satu bulan.
"Ratusan juta lah Rp170 juta per-bulan," ujarnya.
Membuat ia semakin penasaran terhadap sumber pendapatan atau penghasilan yang dimiliki Ponpes Al Zaytun.
Mantan Wabup Indramayu yang mengundurkan diri itu merasa terkesima dengan bangunan yang ada di Al Zaytun semuanya sangat besar.
Baca Juga: Kondisi Miris Rumah Lansia di Bekasi, Tertutup Tembok Hotel hingga Akses Jalan Harus Lewat Got
Dimulai dari Masjid Rahmatan Lil'alamin, setiap ruangan yang ada di beberapa gedung hingga tempat pengajarannya.
"Masjidnya, terus ruang-ruangan, tempat pengajaran sedikit sama gedung-gedungnya," jelas mantan Wabup Indramayu itu.
Terlebih lagi, di komplek Al Zaytun ternyata juga ada yang mengelola sistem pertanian bikin ia terkejut.
"Pertaniannya pun ada lumbung padinya juga ada yang pengelolaannya," pungkasnya.
Kunjungan yang dilakukan olehnya tentu untuk menjawab rasa penasarannya saat sebelum menjadi Wabup Indramayu.
Kebetulan waktu itu ia berkunjung saat sudah sebagai Wabup Indramayu, sekaligus bersilaturahmi dengan pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang dan para santrinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'