Suara Ponorogo - Operasi balap liar di Ponorogo pada dini hari Minggu (11/6/2023) berhasil mengamankan belasan remaja dan sejumlah kendaraan roda dua. Mayoritas remaja yang diamankan masih berusia di bawah umur dan diduga akan terlibat dalam kegiatan balap liar di beberapa jalan. Informasi ini terungkap dari penelusuran Satlantas Polres Ponorogo yang melihat sebagian besar kendaraan yang diamankan menggunakan knalpot brong, seperti yang dilaporkan oleh ponorogo.suara.com.
Selain itu, operasi ini juga berhasil menyita sejumlah senjata tajam, seperti celurit, dan beberapa botol minuman keras jenis arak jowo (arjo). "Selama operasi ini berlangsung, kami menemukan senjata tajam yang dibawa oleh pengendara kendaraan yang kami amankan di sekitar alun-alun, serta ditemukan juga minuman keras," ungkap Ipda Bagus, Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo.
Kendaraan yang berhasil diamankan dalam operasi ini akan dikenai sanksi tilang. Pemilik kendaraan yang ingin mengambilnya harus mengembalikan kendaraan tersebut sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. "Untuk sementara, kendaraan kami amankan di Mapolres Ponorogo selama satu bulan sebelum diproses lebih lanjut," tegasnya.
Sementara itu, remaja yang terbukti membawa senjata tajam dan minuman keras telah diserahkan kepada unit tipiring untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menduga celurit tersebut akan digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. "Terlihat ada potensi untuk melakukan kejahatan, mengingat senjata tajam yang ditemukan. Kami telah menyerahkan mereka kepada unit tipiring untuk pemeriksaan," ungkap Bagus.
Polisi juga akan terus melaksanakan operasi guna menciptakan kondisi yang aman. Tujuannya adalah mencegah balap liar, tawuran, serta tindakan kriminal lainnya, seperti pencurian kendaraan dan konsumsi minuman keras. "Kami juga merespons keluhan dari masyarakat mengenai maraknya balap liar pada malam Minggu. Harapan kami adalah menjaga keamanan dan ketertiban di Ponorogo," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda
-
Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger
-
Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari
-
Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang
-
Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri
-
Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?
-
Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah
-
Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri
-
Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur
-
Galaxy Z Fold8 Bawa Layar Lipat 4:3, Samsung Fokus Ubah Cara Menikmati Konten