Poptren.suara.com – Sekolah adalah tempat menuntun ilmu serta tempat yang bisa membuat kita memiliki teman.
Moment di sekolah tak akan pernah dilupakan, banyak kenangan yang indah ataupun yang nyesek di sekolah.
Ada banyak peraturan saat di sekolah, tak banyak juga sekolah yang memiliki sistem poin. Jika mereka melanggar, para guru bisa memberikan mereka poin,
Namun berbeda lagi dengan sekolah ini. Beredar video viral yang diunggah oleh akun @memomedsos yang memperlihatkan penerapan peraturan, kedisiplinan terkait membawa ponsel ke sekolah, Senin (05/09/2022)
Video ini juga memperlihatkan sejumlah guru menyita pulihan ponsel milik siswanya di salah satu sekolah menegah atas (SMA).
Banyak siswa yang handphonenya disita dan dihancurkan menggunakan alat pemotong kawat beton dan tak lupa para siswanya menonton hal itu.
Mulanya, dua ponsel ditumpuk menjadi satu dan diletakkan di alat pemotong dan seorang guru langsung menarik tuas pemotong hingga tumpukkan ponsel mengeluarkan asap.
Asap putih tebal langsung menyeruak, salah satu guru menyaksikan pemotongan itu melanjutkan upaya memotong ponsel sitaan tersebut.
Masih tidak diketahui lokasi sekolah tersebut dan kapan peristiwa itu terjadi.
Baca Juga: Geram! Kelakuan Wanita Ini Bikin Naik Pitam, Sudah Naik Becak Hampir 6 Jam Hanya Dibayar Rp 20 Ribu
Sontak banyak warganet yang mengkritik aksi pendisiplinan yang dilakukan para pengajar ini.
"Sekolah mana nih??? Para pengajar ga mikir ada ortu yg banting tulang beliin Hp utk anaknya komunikasi dgn keluarga kalau lg di luar, belajar online di masa pandemi saat itu, dan dgn bangga hancurkan Hp nya," tulisnya di kolom komentar.
Sumber : Bandungbarat.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Hammersonic 2026 Jadi Private Festival, Ravel Junardy Umumkan Bakal Refund Semua Tiket 100 Persen
-
Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit
-
GoSend Luncurkan Fitur Kode Terima Paket, Pengiriman Kini Lebih Aman dan Anti Salah Kirim
-
Man City Kudeta Arsenal dari Posisi Puncak, Pep Guardiola: Kota Ini Mau Juara!
-
Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata
-
106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior
-
22 Kode Redeem FF Terbaru Pagi Ini 23 April 2026, Dapatkan Katana Toyako dan Incubator Langka
-
Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya
-
Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama