Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) berhasil meraih Penghargaan Riset Kementerian Kesehatan untuk kategori Penyelenggara Ruang ASI (air susu ibu) Terbaik 2018.
Penghargaan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-54, sekaligus untuk memperkuat komitmen kementerian/lembaga serta elemen masyarakat lainnya untuk meningkatkan produktivitas pekerja perempuan dan memenuhi hak anak, guna mencetak generasi bangsa yang sehat dan berkualitas.
“Penghargaan ini tentu memotivasi kami untuk terus menjadi agen terdepan dalam menyediakan sarana yang ramah bagi perempuan sekaligus memenuhi hak anak, termasuk ruang laktasi," ungkap Titi Eko Rahayu, Kepala Biro Hukum dan Humas KemenPPPA, dalam rilis yang diterima Suara.com.
Hal ini dikarenakan ASI merupakan kebutuhan terpenting bagi anak, memiliki zat gizi yang tidak terdapat pada makanan olahan maupun susu formula.
Pemberian ASI menjadi satu upaya pemenuhan hak anak untuk tumbuh dan berkembang, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 B, yaitu setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
“KemenPPPA terus berupaya menghadirkan sarana publik yang responsif gender dan ramah anak. Menyediakan ruang publik yang mudah diakses masyarakat terutama perempuan, serta memelihara kebersihan sarana dengan baik dan memberikan rasa nyaman bagi para perempuan pejuang ASI," sambung Titi.
Program peningkatan pemberian ASI di tempat kerja bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pekerja perempuan serta mendukung target pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) nomor 3, yaitu penurunan angka kematian anak dan nomor 5 yaitu penurunan angka kematian ibu.
Selain penyediaan ruang ASI, pemerintah berupaya dalam pemberian kesempatan waktu pekerja perempuan untuk memerah ASI dan membuat peraturan internal terhadap program ASI eksklusif.
Ia menambahkan, sarana publik lainnya juga akan terus dikembangkan, seperti perpustakaan ramah pengunjung dan anak, ruang tunggu (lobby) yang nyaman dan ramah anak, serta tempat penitipan anak (TPA) yang terus kami tingkatkan kenyamanan dan keramahannya bagi anak.
Baca Juga: Penuhi Hak Anak, KemenPPPA Canangkan Pulau Layak Anak di Ternate
Dari total 34 Kementerian yang dinilai, Kemen PPPA bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terpilih menjadi pemenang penghargaan kategori Penyedia Ruang ASI terbaik, karena dianggap telah memenuhi standar yang ditetapkan sesuai peraturan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP