Revolusi Lokal telah mendapat kepercayaan awal untuk menaungi banyak pelaku lokal yang berkontribusi ke ekonomi Indonesia. Mitra yang berasal dari jajaran management brand lokal ikut berkontribusi memberi usulan sebagai pelaku industri.
Haus! Antusias Sambut Revolusi Lokal
Meski gerakan baru saja diresmikan, namun sejumlah startup lokal sudah menyambut antusias Revolusi Lokal. Misalnya saja Haus!, sebuah perusahaan rintisan di bidang F&B yang telah berdiri sejak tahun 2018 lalu.
Co-founder dan CEO Haus, Gufron Syarif menjelaskan, Haus! antusias untuk terlibat dalam gerakan ini karena merasa memiliki misi yang sama. Baginya, sudah sepantasnya bahwa brand lokal harus bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Dimulai dari sebuah store kecil di bilangan Jakarta Barat, Haus! telah berkembang pesat. Bahkan hingga kini, outletnya sudah berjumlah lebih dari 220 toko yang tersebar di 18 kota di Indonesia. Sepanjang tahun 2022 lalu, Haus! bahkan berhasil menjual lebih dari 19 juta cups di seluruh store. Terbaru, Haus! juga telah meluncurkan Haus Keliling (Huling), sebuah layanan gerai minuman keliling bermodalkan sepeda listrik (e-bike).
"Harus diakui, bukan perkara mudah bagi produk lokal untuk merajai pasar yang didominasi brand luar negeri. Akan tetapi, itu bukan kendala melainkan sebuah tantangan bagi kita selaku anak bangsa. Saya yakin, jika kita kembali ke semangat gotong-royong seperti para pahlawan Indonesia, menjadi tuan rumah di negeri sendiri bukan sekadar mimpi lagi," jelas Co-founder dan CEO Haus, Gufron Syarif.
Setelah peresmian Revolusi Lokal, Raymond mengatakan bahwa ia akan secara simultan bergerak bersama pihak-pihak terkait akan terus mengadakan kegiatan secara berkala yang diorientasikan untuk pengembangan UMKM, mulai dari pembinaan dengan mentor dari pengusaha ahli, solusi pembiayaan, optimasi supply chain, kegiatan produksi, dan lainnya.
Berita Terkait
-
CEO TikTok Akan Menghadap Menteri Koperasi Pekan Ini, Bahas TikTok Shop?
-
Menteri Koperasi Minta Instagram Hapus Akun Pedagang Thrifting
-
Menteri Koperasi dan UKM: Banyak Negara Pantau TikTok Terkait Perlindungan Data Pribadi
-
TikTok Shop Ditutup: Menteri Koperasi Teten Masduki Ungkap 'Kelicikan' yang Rugikan Penjualan Produk Lokal
-
Arto Biantoro Merilis Buku Namanya Apa? 337 Brand Lokal Hiasi Sampulnya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya