/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 21:06 WIB
Ilustrasi banjir. (Jabarnews.com)

SUKABUMI - Banjir menerjang puluhan rumah warga di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/8/2022). Banjir ini disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan atau P2BK Cicurug Dody Firmansyah menerangkan, berdasarkan data banjir tersebut terjadi di tiga desa. Bahkan ketinggian air banjir ada yang mencapai satu meter.

Dijelaskannya, air banjir berasal dari luapan Sungai Cibeber akibat hujan yang terjadi sore tadi.

"Hujan deras sore tadi mengakibatkan Sungai Cibeber meluap dan merendam 30 rumah," ujarnya, Sabtu (27/8/2022).

Disebutkannya, sebanyak 30 rumah di Desa Tenjoayu terendam banjir. Puluhan rumah ini dihuni oleh 30 kepala keluarga dengan 120 jiwa.

Selaian di Tenjoayu, banjir juga merendam dua rumah di Kampung Lio RT 02/05 Desa Mekarsari. banjir setinggi 50 sentimeter dari luapan Sungai Cicatih ini berdampak pada dua keluarga dengan sembilan jiwa. Satu musala dan satu madrasah diniah juga ikut terendam.

Titik ketiga banjir Cicurug pada Sabtu sore berdasarkan laporan sementara P2BK terjadi di Kampung Sindangpalay RT 06/06 Desa Pasawahan. Ada 15 rumah yang dihuni 15 keluarga dengan 60 jiwa yang terdampak di Desa Pasawahan akibat luapan Sungai Sindangpalay.

Saat ini, banjir di ketiga desa di Kecamatan Cicurug tersebut mulai surut dan warga membersihkan material banjir berupa lumpur. Dari informasi yang diperoleh, ketiga wilayah itu memang rawan banjir karena letaknya yang berdekatan dengan sungai.

"Kerugian materi untuk di Desa Mekarsari sekitar Rp 15 juta. Sementara di Desa Tenjoayu dan Pasawahan masih dihitung," melansir dari sukabumiupdate.com. ***

Baca Juga: Heboh Kabar Ketua Dewan Terlibat Keributan di Tempat Karaoke, BK DPRD Kabupaten Sukabumi Buka Suara

Load More