PURWASUKA- Musisi Badai tegas melarang lagu-lagu miliknya dinyanyikan Kerispatih dan Sammy Simorangkir di acara Soundsfest 2022 yang bakal di gelar di Mal Summarecon, Bekasi pada 5 sampai 6 November 2022.
Larangan tersebut bahkan dipertegas Badai melalui surat pernyataan keberatan yang dilayangkannya kepada Wahana Musik Indonesia (WAMI) sebagai manajemen kolektif pengelola karya cipta lagu khususnya untuk royalti, dengan maksud meminta WAMI menyampaikan keberatannya kepada pihak penyelenggara acara Soundsfest 2022 yang sebelumnya merasa tak perlu meminta izin kepada Badai.
“Hari ini saya akan membuat sebuah surat pernyataan terkait dengan karya cipta saya yang masih digunakan oleh dua entitas. Dua entitas dimana kami dulu bersama-sama selalu. Sebut saja namanya Kerispatih dan Sammy Simorangkir,” kata Badai dilansir PURWASUKA dari kanal YouTube ESGE ENTERTAINMENT diunggah Rabu, 2 November 2022.
“Kalau saya disana 13 tahun, dan karya-karya saya masih dipakai oleh dua entitas tersebut (Kerispatih dan Sammy Simorangkir) untuk kolaborasi dan melakukan kegiatan panggung,” sambung Badai.
Sebelumnya kata Badai, ia meminta maaf atas tindakannya yang melarang Kerispatih dan Sammy Simorangkir menyanyikan lagu miliknya di Soundsfest 2022 dan rencana membawanya ke jalur hukum.
Hal ini terpaksa dilakukan karena adanya hak ekonomi dan hak intelektual dalam lagu-lagu yang rencananya akan dibawakan Kerispatih dan Sammy Simorangkir di Soundsfest 2022 nanti.
“Ada hak saya sebagai pemilik tunggal lagu yang ada dalam semua album Kerispatih. Ketika masih bersama dengan saya atau yang kini bersama dengan Fandy Santoso,” kata Doadibadai Hollo.
“Dan saya adalah pemilik tunggal 99,9% dari lagu yang sudah ada di dalam album album mereka (Kerispatih),” tambah dia.
1. Ada Surat Kontrak Kerjasama Badai dengan Kerispatih dan Sammy Simorangkir
Doadibadai Hollo menjelaskan, salah satu alasan mengapa dirinya melarang Kerispatih dan Sammy Simorangkir menyanyikan lagunya yakni, terkait kontrak kerjasama ihwal pemakaian karya cipta.
“Saya mau kasih tahu terlebih dahulu, dalam hal ini pada 4 Juli 2022. Saya bersama dengan Kerispatih dan Sammy Simorangkir sudah melakukan penandatanganan kontrak perjanjian kerjasama pemakaian karya cipta,” jelas dia.
Dalam kontrak perjanjian kerjasama pemakaian karya cipta tersebut disepakati hanya untuk kegiatan off air dari Kerispatih sebagai band tunggal, dan Sammy Simorangkir sebagai vokalis atau penyanyi. Dalam kontrak perjanjian kerjasama tersebut disebutkan tidak untuk dalam bentuk kolaborasi atau reunian.
Tetapi dalam surat perjanjian kerjasama tersebut terdapat satu pasal atau kesepakatan yang mengatakan bahwa khusus untuk kolaborasi atau reunian, maka segala sesuatunya yang berhubungan dengan deal (hak royalti) menjadi urusan masing-masing manajemen.
“Di 2021 saya telah mengundurkan diri dari skuad reunian, tetapi bukan berarti lagu yang dipakai di atas panggung itu menganulir hak kepada saya atau dengan manajemen saya. Saya ulangi lagi tidak kehadiran saya di atas panggung bukan berarti menganulir atau menggugurkan deal (hak royalti) dengan manajemen saya,” ucap dia.
2.Soundsfest 2022 Merasa Tak Perlu Minta Izin
Alasan lainnya yakni, dengan adanya kontrak kerjasama tersebut. Semua lagu-lagu milik Badai yang akan dinyanyikan Kerispatih atau Sammy Simorangkir harus meminta izin kepadanya.
Berita Terkait
-
Musisi Badai Larang Lagunya Dipakai Kerispatih dan Sammy Simorangkir di Acara Soundsfest 2022
-
Soundsfest 2022 di Bekasi, Buat Badai Larang Lagunya Dibawakan Kerispatih dan Sammy Simorangkir
-
Pesan Badai Buat Kerisptaih dan Sammay Simorangkir, Larang Bawa Lagu Ciptannya Tanpa Izin
-
Badai Eks Kerispatih Layangkan Pernyataan Terbuka pada Kerispatih dan Sammy Simorangkir, Ada Apa? Berikut Penjelasannya
-
Badai Tak Terima Lagunya Dinyanyikan Kerispatih dan Sammy Simorangkir
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
AS, Meksiko, Kanada Rilis Jersey Anyar Piala Dunia 2026: Adu Keren Nike vs Adidas
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini
-
Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum