PURWASUKA– Anggota DPRD Jawa Barat asal Partai Golongan Karya (Golkar), Yod Mintaraga berjanji bakal berjuang menyetarakan nilai Bantuan Pendidikan Menengah Universal BPMU SMA/SMK swasta dengan negeri.
Termasuk memperjuangkan nilai BPMU Madrasah Aliyah (MA) agar setara atau minimal tidak dipangkas lagi.
Bahkan Yod Mintaraga bertekad akan memperjuangkan kenaikan nilai BPMU SMA/SMK swasta dengan negeri serta MA apabila Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat naik.
“Saya bersama Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat akan berjuang menyetarakan nilai BPMU SMA/SMK swasta dengan negeri, dan BPMU Madrasah Aliyah (MA). Khususnya akan memperjuangkan agar nilai BPMU tidak dipangkas atau dikurangi lagi,” tegas Yod Mintaraga, Bandung, Kamis, 17 November 2022.
Hal yang sama pun akan dilakukan Fraksi Golongan Karya dalam memperjuangkan asrama atau kobong agar lebih diperhatikan Pemerintah Provinsi Jabar.
Pada berita sebelumnya disebutkan, politisi asal Partai Golongan Karya Yod Mintaraga banyak menerima keluhan soal kobong atau asrama hingga persoalan Bantuan Pendidikan Menengah Universal dari masyarakat pondok pesantren (ponpes).
Termasuk keluhan nilai BPMU SMA/SMK swasta dari masyarakat umum saat melakukan reses di 8 titik.
Delapan titik yang menjadi lokasi reses tersebut anggota DPRD Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) ) XV Kabupaten dan Kota Tasikmalaya diantaranya; Kecamatan Cikalong, Pancatengah, Cikatomas, Karangjaya, Jamanis, Mangunreja dan kecamatan lainnya. ***
Berita Terkait
-
Yod Mintaraga Sebut BPMU MA Bakal Cair di 2023
-
Demi Kepentingan Publik, Yod Mintaraga Berharap Eksekutif, Legislatif dan Masyarakat Kompak Dukung Cheka Virgowansyah
-
Yod Mintaraga Menerima Banyak Keluhan Persoalan Kobong hingga BPMU Ponpes di Tasikmalaya
-
Yod Mintaraga Banyak Terima Keluhan Saat Reses di 8 Titik
-
Terkait Penunjukkan Cheka Virgowansyah, Yod Mintaraga Berharap Kemendagri Dengar Aspirasi Masyarakat Tasikmalaya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif
-
4 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Harga 1 Jutaan, Netflix-an Makin Puas!
-
Game of Thrones Bakal Dijadikan Film , Kisah Aegon I Siap Diangkat ke Layar Lebar
-
26 Kode Redeem FC Mobile 4 Maret 2026: Klaim Tiket Ramadan dan Bocoran Pele 117
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Kasus Penculikan Satu Keluarga di Jombang Buntut Utang Rokok Ilegal, 2 Pelaku Diringkus
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
45 Desain Kartu Ucapan Hampers Lebaran Estetik, Praktis Satset Bisa Diedit Gratis
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali