PURWASUKA –– Komisi V DPRD Jawa Barat menerima Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta (FGPPNS) Provinsi Jawa Barat yang melakukan aksi damai menuntut kejelasan nasib guru honorer yang tak bisa menjadi guru PPPK di 2022.
“Baru saja kami Komisi V DPRD Jawa Barat menerima audiensi dari FGPPNS Provinsi Jawa Barat. Mereka adalah guru honorer yang lulus PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), dan yang tak bisa mengikuti PPPK karena keterbatasan kuota,” kata anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Yod Mintaraga, Bandung, Senin, 28 November 2022.
Dalam audiensi tersebut kata Yod Mintaraga, FGPPNS Jawa Barat menuntut kejelasan nasib para guru honorer yang tak bisa diangkat menjadi PPPK di 2022. Akibat keterbasan kuota PPPK yang diajukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Pemprov Jawa Barat hanya mengusulkan 3.800 PPPK di 2022. Jumlah tersebut sudah disahkan oleh Menteri PANRB. Sementara jumlah guru honorer SMA, SMK dan SLB diangka 10.397.
“Akibatnya ada 6.597 guru honorer SMA, SMK termasuk SLB yang tidak bisa menjadi guru PPPK di 2022. Mereka (guru yang tak bisa diangkat menjadi PPPK) ini semua menganggap ada pengurangan,” kata politisi senior asal Partai Gerindra.
Padahal bukan pengurangan jumlah kuota pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Melainkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat hanya mengusulkan kuota 3.800 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya mengusulkan kurang lebih 4.795 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Jumlah tersebut tak hanya untuk tenaga pendidikan atau guru, tetapi termasuk untuk tenaga kesehatan dan teknis.
Mengingat masih ada ribuan guru honorer yang tak bisa diangkat menjadi PPPK karena keterbatasan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Komisi V DPRD Jabar tentu akan mengawal proses pengangkatan PPPK di Jabar, dan akan menyampaikan aspirasi atau tuntutan dari Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta Provinsi Jawa Barat.
“Komisi V DPRD Jabar tentu akan menyampaikan tuntutan dari Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta Provinsi Jawa Barat, dan akan mengawal proses pengangkatan PPPK di Jawa Barat,” tegas dia.
Baca Juga: Luis Milla Senang Dengan Performa Pemain belakang Persib Saat Lawan Persikabo
“Kami juga akan mempertanyakan masalah honorer yang tak pernah ada ujungnya di Jabar, dan soal usulan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian ke Pemprov Jabar dan pemerintah pusat,” sambung dia. ***
Berita Terkait
-
Tingginya Realisasi Investasi di Jabar Dikritik Yod Mintaraga, Gara-gara Tak Serap Tenaga Kerja
-
Nilai BPMU SMA/SMK Swasta dan MA Turun Begini Kata Yod Mintaraga
-
Yod Mintaraga Sebut BPMU MA Bakal Cair di 2023
-
Demi Kepentingan Publik, Yod Mintaraga Berharap Eksekutif, Legislatif dan Masyarakat Kompak Dukung Cheka Virgowansyah
-
Yod Mintaraga Menerima Banyak Keluhan Persoalan Kobong hingga BPMU Ponpes di Tasikmalaya
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf