PURWASUKA––Indeks Kesehatan Jawa Barat tercatat masih diangka 81,89 di 2021 (data terbaru BPS Jabar). Angka tersebut masih kalah jauh dibandingkan dengan Kota Bekasi yang Indeks Kesehatannya paling tinggi se-Jabar yakni, 84,91.
Namun dibandingkan dengan Kabupaten Ciamis 80,03, Kabupaten Tasikmalaya 76,42 dan Kota Tasikmalaya 80, 52. Indeks Kesehatan Jawa Barat masih tinggi dibandingkan dengan 3 kabupaten dan kota tersebut.
Indeks Kesehatan ini kata Yod Mintaraga, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) tentu berkelindan dengan Human Development Index alias Indeks Pembangunan Manusia (IPM), karena salah satu indikator penting IPM adalah terdiri dari indeks pendidikan, ekonomi dan kesehatan.
“Rendahnya indeks kesehatan tentu berpengaruh terhadap pembangunan manusia,” kata Yod Mintaraga, Bandung, Selasa, 29 November 2022.
Oleh sebab itu jelas politisi senioar asal Partai Golongan Karya, peningkatan indeks kesehatan dinilai sangat penting. Salah satunya melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penambahan sarana dan prasarana kesehatan hingga Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga kesehatan.
“Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan penting dilakukan untuk pemerataan pelayanan kesehatan di Jawa Barat yang dinilai masih belum merata di Jabar,” jelas dia.
Untuk mengakselarasi peningkatan pelayanan kesehatan, pemerintah daerah bisa menggandeng masyarakat, satu diantaranya swasta.
“Pembangunan bidang kesehatan tidak saja dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, tetapi bisa juga melibatkan partisipasi masyarakat,” kata dia.
Apalagi anggaran kesehatan terbatas meskipun diantara sektor lainnya kesehatan mendapatkan proporsi paling besar. Maka pelibatan non pemerintah tersebut dirasa penting dilakukan demi akselerasi peningkatan pelayanan kesehatan dan indeks kesehatan.
Baca Juga: Sinopsis Jumanji: Welcome To The Jungle, Aksi Dwayne Johnson Dalam Dunia Game
“Partisipasi masyarakat saya rasa penting untuk meningkatkan dan mempercepat pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat. Sehingga mampu mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat diseluruh daerah,” ucap dia.
“Oleh karena itu diperlukan kebijakan dan kemudahan dalam berbagai hal. Mulai dari kebutuhan informasi rekomendasi sampai dengan perizinan di setiap tingkatan mulai dari daerah propinsi dan pusat. Sehingga siapapun terutama masyarakat yang berkehendak turut serta dalam pembangunan bidang kesehatan menjadi nyaman,” tambahnya. ***
Berita Terkait
-
Politisi Asal Golkar, Yod Mintaraga Berharap OPD di Jabar Tidak Tambah Tenaga Honorer
-
6.597 Guru Honorer Tak Bisa Jadi PPPK, Yod Mintaraga Menyarankan Hal Ini
-
6.597 Guru Honorer Tak Bisa Jadi PPPK di 2022, Begini Kata Politisi Golkar Yod Mintaraga
-
Tingginya Realisasi Investasi di Jabar Dikritik Yod Mintaraga, Gara-gara Tak Serap Tenaga Kerja
-
Nilai BPMU SMA/SMK Swasta dan MA Turun Begini Kata Yod Mintaraga
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Senjata Mainan 'Omega' Telan Korban Warga Makassar: Ibu dan Anak Sudah Kena Mata
-
Siapa Riono Asnan? Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Meninggal Dunia Hari Ini
-
Berapa Nominal THR Ideal Buat Keponakan? Ini Panduan Pembagiannya
-
Cadangan BBM Indonesia Tinggal Berapa Lama? Ini Dampaknya Jika Menipis
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu, OJK Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Poco X7 5G dan Poco M7 Pro 5G Berpotensi Jadi HP Gaming 5G Paling Dicari Tahun 2026