PURWASUKA - Tak lengkap rasanya bila berkunjung ke Kabupaten Purwakarta tidak mencicipi makanan khasnya yakni sate maranggi. Kuliner khas yang terbuat dari bahan utama daging ini memiliki cita rasa yang unik dan tentunya bila dinikmati bersama keluarga hingga orang tersayang.
Meski terlihat hampir sama dalam hal penyajiannya, namun setiap kedai atau warung sate maranggi di Kabupaten Purwakarta memiliki rasa yang berbeda-beda. Ini tergantung dari cara si empunya mengolah daging hingga bumbu-bumbu pada sate maranggi.
Diketahui juga, bahwa mencari sate maranggi di Kabupaten Purwakarta terbilang tidak susah alias gampang. Ibaratnya hampir di jalan besar maupun gang kecil banyak orang menjajakan kuliner yang satu ini.
Namun bila bingung mencari kedai mana yang bisa untuk mencicipi sate maranggi, simak artikel ini. Ada tiga warung sate maranggi yang wajib di coba bila sedang berkunjung atau melintas di Kabupaten Purwakarta.
Warung sate maranggi Haji Yetti yang terletak di Jalan Raya Bungursari, Kabupaten Purwakarta ini menjadi salah satu tujuan pecinta kuliner. Naman warung sate maranggi ini sudah terkenal di kalangan pelancong dan pecinta kuliner.
Warung sate maranggi Haji Yetti sudah berdiri sejak tahun 1990-an. Sate maranggi yang disajikan di warung ini terkenal karena dagingnya empuk dan bumbunya yang gurih nikmat.
Bagi yang berkunjung ke warung sate ini, tak perlu takut soal masalah parkir kendaraan ketika ramai pengunjung. Pasalnya, warung sate maranggi Haji Yetti dikenal memiliki parkiran yang cukup luas.
2. Warung sate maranggi Maskar Ajib
Baca Juga: Layanan 'Mobil Robot' General Motors Diselidiki Terkait Kecelakaan Fatal
Warung ini berlokasi di Jalan Mr. Dr. Kusumahatmaja nomor 03, Kelurahan Cipaisan, Kabupaten Purwakarta. Warung sate ini menjadi salah satu yang legendaris di Kabupaten Purwakarta.
Nama Maskar Ajib sendiri merupakan kependekan dari Masakan Karuhun (Maskar) Ajib yang dirintis oleh almarhum Rd Moch Najib Sirodj atau akrab disapa Bah Ajib.
Warung sate yang sudah berumur 36 tahun ini dikenal menyajikan sate maranggi yang memiliki cita rasa khas, utamanya di bagian bumbu satenya. Ada bumbu racikan rahasia yang dimiliki si empunya pada proses pengolahan sate marangggi.
Adapun cara memasaknya, daging yang masih mentah dibaluri bumbu. Kemudian dibakar di atas bara api arang. Hanya menunggu sekitar lima menit sate sudah siap saji.
3. Warung sate maranggi Bah Use
Berlokasi di RW 5, Cihuni, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, warung sate maranggi Bah Use merupakan salah satu kuliner dengan cita otentik. Untuk menikmati sate maranggi Bah Use harus melalui perjuangan dengan melewati jalan masuk gang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial