/
Selasa, 24 Januari 2023 | 13:09 WIB
Ilustrasi sabu milik pengedar ditangkap Polres Karawang. (Shutterstock)

PURWASUKA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang mengungkapkan, media sosial saat ini dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk mengedarkan narkoba.

Kepala BNNK Karawang, R. Dea Rhinofa mengatakan, peredaran barang haram tersebut saat ini sudah semakin canggih. Banyak dari kasus narkoba di wilayahnya, diedarkan melalui media sosial.

“Jadi transaksinya sekarang sudah mulai canggih lewat DM ataupun WA, terus nanti mereka janjian share lokasi, nanti si kurir memoto lokasi tempat narkotika disembunyikan dengan tanda panah,” katanya.

Selain itu, untuk peta peredaran narkoba yang banyak terjadi di Karawang melalui jalur transportasi laut. Hal inilah yang membuat pihaknya kesulitan untuk menekan peredaran barang haram tersebut.

Kesulitan lainnya yang dihadapi oleh pihaknya yakni soal kondisi personel di BNNK Karawang. 

“Di sembilan kecamatan yang di pesisir, merupakan tempat yang sangat rawan untuk transaksi narkoba. Banyak masyarakat yang melapor bahwa banyak kapal yang berlabuh di jam-jam yang mencurigakan,” katanya mengutip dari Radarkarawang.id.

Dea menambahkan, sasaran target dari para gembong narkoba di Karawang masih random, baik kalangan remaja ataupun dewasa jumlahnya masih sama. 

“Kalau di Karawang ini anak remajanya kebanyakan pengguna obat-obatan macam eximer, tramadol, kalu narkoba jarang,” pungkasnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Najwa Shihab Tampar Yessy Si Duta Sertifikat Rumah 'Di Mana Harga Diri Wanita'?

Load More