PURWASUKA - Pelajar dan karyawan swasta menjadi target dua pengedar ganja yakni SY (45) serta RP (45) yang ditangkap Polres Karawang. Keduanya mendapatkan barang haram itu dari daerah Sumatera Barat.
Hal ini diungkap Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono. Dia mengatakan, pengedar SY merupakan ibu rumah tangga. Sedangkan RP bekerja sebagai satpam perumahan di daerah Ciampel, Kabupaten Karawang.
Dari tangan kedua pengedar, polisi menyita barang bukti ganja seberat 1 kilogram yang diselundupkan dari Sumbar menggunakan jasa ekspedisi.
Wirdhanto menerangkan, keduanya sudah mengedarkan ganja di wilayah Karawang selama tiga tahun. Ganja tersebut dijual secara paket.
“Sasarannya adalah rata-rata karyawan pabrik atau pun anak sekolah, jadi dia menjual berupa paket-paketan,” katanya, Selasa 14 Februari 2023.
“Harganya 100 ribu per amplopnya itu,” tambah Wirdhanto.
Kedua pengedar ini mempunyai tugasnya masing-masing. RP bertugas memasok barang dari Sumatera Barat, SY memasarkan di wilayah Karawang.
Kelihaian RP dalam berbisnis barang haram itu berkat suaminya yang kini sudah ditahan di Lapas Purwakarta.
“Jadi akhirnya dilanjut oleh saudara RP ini untuk memesan barang dari Sumatera Barat dan kemudian didistribusikan oleh tersangka SY di wilayah Karawang,” katanya.
Pengungkapan jaringan narkotika lintas provinsi ini berawal dari penyelidikan Satres Narkoba Polres Karawang pada 8 Februari 2023, di mana ada proses jual beli paket ganja di sebuah perumahan.
“Seketika itu akhirnya petugas berhasil mengamankan SY seorang sekuriti perumahan di daerah Ciampel,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
SY kemudian diamankan beserta 19 paket amplop ganja dengan berat 82 gram beserta sejumlah peralatan lainnya. Setelah dilakukan pengembangan, SY mendapat barang tersebut dari RP di daerah Klari.
“Ketika dilakukan penggeledahan ada barang bukti jenis ganja kurang lebih 1 kilogram,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?