SUARAPURWOKERTO.ID, Polri mengadakan babak Grand Final Festival Musik Bhayangkara 2022 di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Yogyakarta. Festival tersebut diikuti oleh 676 peserta dari seluruh Indonesia.
Mereka diaudisi secara daring menuju 506 peserta. Setelah itu, dipilih 30 peserta. Kemudian dipilih 10 peserta yang bisa tampil si Yogyakarta.
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pada babak grand final Festival Musik Bhayangkara 2022, tampil 10 peserta yang sudah dipilih oleh para juri. Mereka terdiri dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan NTT.
"Malam ini memperebutkan Piala Kapolri, serta memperebutkan ratusan juta rupiah. Polri bertujuan bedialog dengan para musisi jalanan, dan Kapolri berkomitmen bahwa Polri organisasi terbuka," ujarnya di lokasi acara pada Kamis (26/05/2022) malam.
Dedi melanjutkan, dalam artian terbuka yakni menerima kritik dan saran, tujuannya agar mempercepat transformasi menuju Polri Presisi.
Ia berharap, Polri semaksimal mungkin memberi pelayanan, pengayoman, dan perlidungan kepada masyarakat. Hal itu merupakan tujuan diselenggrakan musik Festival Bhayangkara 2022.
Polri menyelenggarakan festival tersebut di Yogyakarta karena kota tersebut merupakan percontohan musisi jalanan. Menurutnya, selama 40 tahun kelompok musisi jalanan berkarya, Kota Yogyakarta merupakan kiblat karena Pemdanya memberi ruang kepada musisi jalanan. (Arif Kusuma F)
"Pak Presiden mendukung agar musisi jalanan membuat organisasi atau wadah. Dan sekretratiat wadah musisi jalanan ada di Yogyakarta," pungkas Dedi. (Arif KF)
Berita Terkait
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Strategi Kapolri Listyo Sigit Pulihkan Public Trust, Boni Hargens: Ini Antidot Propaganda Negatif
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
RUU Polri Dikhawatirkan Bikin Karier Mandek dan Regenerasi Tersumbat
-
Saat RUU Polri Dibahas DPR, Pakar Minta Batas Jelas bagi Polisi Aktif di Jabatan Sipil
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara