PURWOKERTO.SUARA.COM, PURWOKERTO-Komunitas warga Banyumasan (Ngapak) bukan hanya eksis di dunia maya. Ada banyak komunitas beranggotakan warga Banyumas Raya. Ngapak Family Camp (NFC) salah satunya, yang merupakan wadah bagi pencinta camping orang ngapak. Komunitas camping keluarga ini berawal dari sebuah perkumpulan keluarga yang memiliki hobi sama yaitu camping.
Ketua NFC Dedi menjelaskan, komunitas ini sudah berdiri dari tahun 2020. Komunitas itu punya agenda, di antaranya camping akbar setiap tahun dan. “Biasanya camping akbar dua hari. Camping kabar terakhir dilaksanakan Sabtu-Minggu, (28-29/5/2022) lalu di De Damaran Baturaden yang di ikuti oleh 25 keluarga, yang dibuka oleh Ramses selaku wakil ketua NFC,” katanya Selasa (31/5/2022)
Agenda camping akbar dikemas sedemikian rupa sehingga peserta camping yang terdiri dari orang tua dan anak bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
"Acara inti camping akbar di isi dengan permainan sulap dari yudi scout, lomba menggambar untuk anak-anak, game untuk orang tua dipandu oleh trainer yang sangat professional yaitu Handoko Cablaka Outdoor Game dan Jede Adventure," tambah Dedi
Salah satu peserta camping, Sutrisno asal Cilacap mengaku, dengan bergabung di komunitas NFC, ia mendapatkan manfaat yang sangat besar.
Di antaranya bisa rekreasi ke tempat wisata sambil camping bersama keluarga.
“Dan yang tak kalah pentingnya adalah kebersanmaan yang ada di komunitas ini," katanya
Di akhir sesi dilanjutkan dengan sesi foto bersama, semua peserta baik orang tua dan anak-anak riang gembira mengikuti camping akbar ini.
Peserta lain Endi mengatakan, ia dan keluarganya selalu menanti kegiatan camping berikutnya.
"Sehingga tidak salah kalau NFC memiliki motto "Ngesuk camping maning". Jargon ini dibuat untuk menyemangati seluruh anggota untuk camping lagi," jelasnya.
Berita Terkait
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah
-
Banyumas Bangga! Makanan Khasnya: Mendoan, Difilmkan dalam Polifoni Mendoan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi