PURWOKERTO.SUARA.COM- Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) Dr Muhammad Fakih menyebut Tim Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang untuk melakukan pemeriksaan berkas.
Tak hanya melakukan pemeriksaan berkas secara mendalam, mengutip dari Antara, penyidik juga menanyakan bagaimana mekanisme yang diberlakukan pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2022.
“Tim penyidik KPK memang datang ke Fakultas Hukum, untuk menanyakan langsung bagaimana mekanisme penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Hukum,” Kata Fakih, di Bandarlampung.
Beberapa pertanyaan yang diajukan KPK seluruhnya berkaitan dengan mekanisme penerimaan dari jalur SNMPTN hingga jalur seleksi program mandiri.
Fakih mengatakan, penyidik menanyakan beberapa hal seperti kuota , pengawas dan mekanisme dari penerimaan mahasiswa baru. Selanjutnya, da penyidik juga memeriksa sejumlah berkas yang ada di Fakultas Hukum Unila.
“Ada berkas yang diperiksa juga, seperti surat menyurat pengawas, surat undangan rapat tentang penentuan berapa jumlah kuota mahasiswa di tahun 2022 dan data jumlah mahasiswa,” ungkapnya
Tim penydik KPK keluar dari Fakultas Hukum Unila dengan memabawa satu koper yang diduga sebagai berkas barang bukti yang berkaitan dengan kasus suap yang menimpa rektor dari Unila, KRM.
Selain Fakultas Hukum, Tim Penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Unila dan membawa dua koper dari tempat tersebut. (Citra)
Baca Juga: Kabar Ramai Sponsor Judi Online, Arema FC Hentikan Kerjasama dengan Situs Bola88.fun
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026